Cara Memasak Telur yang Benar, Hindari 7 Kesalahan Ini

Meskipun memasak telur itu sederhana, ternyata ada hal-hal kecil yang membuat hasilnya tak sempurna.
Ilustrasi memasak telur. (Foto: Tagar/Pixabay)

Jakarta - Telur adalah bahan masakan yang mudah didapat, mudah diolah, dandapat disiapkan dengan berbagai cara, mulai dari di orak-arik hingga direbus. Selain itu, telur adalah salah satu sumber protein, vitamin, dan mineral yang baik untuk tubuh.

Meskipun memasak telur itu sederhana, ternyata ada hal-hal kecil yang membuat hasilnya tak sempurna.

Dilansir dari Mashed, inilah 7 kesalahan saat memasak telur yang sebaiknya dihindari :


1. Memasak telur dengan api besar

Untuk telur orak-arik, jangan memasaknya di api yang besar, karena hasilnya akan membuat telur terlalu kering dan kurang sedap.

Sebaiknya gunakanlah api sedang. Caranya, panaskan wajan dengan api sedang lalu kecilkan menjadi sedang-kecil setelah telur dimasukkan ke wajan.

Memasak dengan api sedang-kecil memungkinkan Anda mengontrol kecepatan memasak telur, sambil membantu telur matang merata.

2. Memecahkan telur langsung di wajan

Beberapa orang yang membuat telur orak-arik berpikir untuk memecahkan telur langsung ke dalam wajan untuk menghemat waktu saat memasak.

Namun hasilnya tidak bagus, telur orak-arik menjadi tidak menarik karena antara putih dan kuning telur tidak tercampur rata. Sebaiknya gunakan mangkuk, aduk telur dalam mangkuk sebelum memasaknya di wajan.

3. Merebus telur dengan air mendidih

Biasanya orang merebus telur dengan memasukkannya ke air mendidih. Sepertinya cara ini benar, tetapi telur dingin dari lemari es lebih cenderung pecah jika terkena air panas. Karena itulah, hindari untuk langsung memasukkan telur dalam air mendidih. Sebaiknya, pastikan suhu telur menjadi suhu ruang sebelum direbus.


4. Membiarkan telur lama dalam air mendidih

Membiarkan telur matang berlama-lama dalam air mendidih pasti untuk membuatnya sangat matang sehingga tampilan kuning telurnya menjadi abu-abu karena terlalu matang. Cara yang benar, angkat panci dari api setelah air mendidih.

Biarkan dulu telur terendam dalam air yang masih panas selama sekitar 10 menit untuk telur rebus dan sekitar 5 menit untuk mendapatkan telur matang yang lebih lembut.

5. Meninggalkan telur dalam air panas terlalu lama setelah panci diangkat dari api

Jika telur terus rebus terlalu lama didiamkan di dalam air panas setelah mematikan api, telur akan matang melebihi tahap soft-boiled atau hard-boiled dan hasilnya pun tidak akan sempurna.

Gunakan pengatur waktu tergantung seberapa matang telur yang diinginkan. Segera angkat telur dari air panas saat pengatur waktu mati.


6. Mengupas telur sebelum dingin

Mengupas telur setelah selesai dimasak adalah kesalahan. Seharusnya telur ditunggu sampai sedikit dingin, lalu dikupas.

Karena, waktu pendinginan memungkinkan telur sedikit terpisah dari cangkangnya. Ini akan membuat proses pengupasan lebih mudah dan tak menghancurkan telur.

7. Terlalu banyak telur di dalam panci saat direbus

Cara ini biasa dilakukan untuk menghemat waktu, atau merasa ukuran panci cukup besar untuk menampung banyak telur.

Apapun alasannya, hindari kepadatan yang berlebihan saat merebus telur. Karena sebagian besar kompor panasnya tidak merata. Meletakkan terlalu banyak telur di dalam panci meningkatkan kemungkinan matangnya tidak merata karena tidak ada ruang untuk telur bergerak. Bahkan mungkin telur-telur di panci mengalami benturan dan retakan langsung

Berita terkait
Inilah yang Membuat Telur Bebek Lebih Unggul dari Telur Ayam
telur bebek mendapatkan popularitas yang tinggi, terutama di negara-negara Asia.
8 Asupan Makanan Terbaik Pengganti Telur
Sebagian orang menghindari telur karena berbagai alasan. Tapi, masih banyak makanan lain yang memiliki nilai gizi yang sama dengan telur.
Telur Naga yang Lagi Viral, Konon Katanya Membawa Sejuta Kejutan? Simak Beritanya
Inaco Mini Jelly menggelar rangkaian kampanye Inaco Mini Jelly Dragon Egg yang penuh kejutan sebagai ruang dan wadah penyaluran imajinasi anak.
0
5 Aturan Diet Makanan Mentah dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Metode diet ini diklaim dapat memberikan Anda energi lebih banyak, memperbaiki penampilan dan kesehatan kulit.