UNTUK INDONESIA
Bobby Nasution Gelar Khitanan Massal 75 Anak Medan
Sebanyak 75 orang anak mengikuti Khitan Berkah Kolaborasi 75 Anak di Sekretariat Bersama Rumah Kolaborasi Bobby Nasution.
Suasana khitan massal di Sekber Rumah Kolaborasi Bobby Nasution di Medan. (Foto: Tagar/Tim Media Bobby Nasution).

Medan - Sebanyak 75 orang anak mengikuti Khitan Berkah Kolaborasi 75 Anak di Sekretariat Bersama Rumah Kolaborasi Bobby Nasution di Jalan Cut Mutia, Kota Medan, Selasa, 25 Agustus 2020.

Khitan massal ini dilaksanakan dalam rangkaian HUT Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia yang diperingati saban 17 Agustus.

Bakal calon Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman menuturkan khitan massal, sudah diatur agar sesuai protokol kesehatan sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

Panitia mengatur agar kegiatan tidak menimbulkan kerumunan.

"Kami tidak bisa melakukan tindakan khitan apabila anak reaktif. Jadi kegiatan ini memang sangat menguntungkan. Terkhusus memang saat ini, anak-anak dalam keadaan libur sekolah. Jadi anak bisa melakukan daring di rumah, tapi sudah disunat," terangnya saat meninjau kegiatan.

Pria yang akrab disapa Aman ini menuturkan, calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution sangat ingin hadir di kesempatan itu. 

Namun karena satu hal penting, Bobby masih berhalangan hadir.

"Bang Bobby titip salam untuk kami semua yang berhadir di sini. Dan Bang Bobby juga berkeinginan untuk ada bersama-sama kita, namun karena beliau sedang ada urusan penting, jadinya belum bisa hadir ditengah-tengah kita," tuturnya.

Menurut politikus dari Partai Gerindra ini, kegiatan khitan massal tidak hanya dilakukan di Rumah Kolaborasi. Namun akan dibuat di beberapa titik lain di Kota Medan.

Kami sudah berkordinasi dengan tim medis, akan segera kami rujuk fasilitas kesehatan setempat untuk memobilisasi yang reaktif

"Saat ini, jadwal dari Medan Marelan dengan jumlah peserta 100 orang. Insyaallah kami support jika ada permintaan sunat massal dari kawasan lain," ujar tokoh muda Medan Utara ini.

Penanggung jawab kegiatan khitan berkah, dr Faisal Arbi menuturkan kegiatan kali ini sudah terencana sekitar satu bulan yang lalu.

"Kami berani membuat kegiatan, karena sudah diatur konsep protokol kesehatannya. Karena melakukan kontak fisik, berisiko penularan," ungkap dia.

Untuk itu, sambung Faisal, kegiatan dibuat bertahap, hingga Rabu 26 Agustus 2020.

"Mengingat protokol kesehatan, harus menghindari pengumpulan massa yang terlalu besar. Hari ini ada sekitar 25 orang anak yang dikhitan," kata dia.

Kepada warga yang akan memasuki lokasi kegiatan, jelas dia, dicek temperatur tubuhnya. Setelah itu, ditanya riwayat perjalanan anak dan orang tua.

"Kemudian pemeriksaan terakhir, dilakukan rapid test. Dengan konsep itulah makanya kami berani membuat kegiatan khitan massal ini, dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan," jelas dia.

Kata dokter umum yang pernah bertugas di RS Paru Sumut ini, jika ada peserta yang reaktif, sesegera mungkin akan dimobilisasi.

"Kami sudah berkordinasi dengan tim medis, akan segera kami rujuk fasilitas kesehatan setempat untuk memobilisasi yang reaktif. Dan anak tidak bisa disunat. Jangankan yang reaktif, begitu periksa di pintu depan, temperatur melebihi 36,4 celcius, kami sarankan untuk khitan besok, menunggu suhu tubuhnya normal kembali," terangnya. [] PEN

Berita terkait
Pilkada Medan, Bobby Nasution: Jangan Saling Sikut
Bakal calon Wali Kota Medan Bobby Nasution optimis koalisi dua partai di Kota Medan bakal menciptakan suasana pilkada damai dan meneduhkan.
Gus Irawan Ungkap Hal Menarik dari Bobby Nasution
Ketua DPD Partai Gerindra Sumut, Gus Irawan Pasaribu mengungkapkan satu hal yang menurutnya menarik dari sosok Bobby Nasution.
Ketua Gerindra Medan Bertekad Menangkan Bobby-Aulia
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Ihwan Ritonga menegaskan satu komando untuk memenangkan pasangan Bobby-Aulia di Pilkada Medan 2020.
0
Wow, Lewat Omnibus Law Urus Izin UMKM Cukup Pakai KTP
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa UU Cipta Kerja memberikan kemudahan salah satunya perizinan UMKM cukup dengan KTP saja.