UNTUK INDONESIA
Bengkel Kebanjiran Servis Kendaaran Terdampak Banjir
Pengelola bengkel menyebut banyak menangani kendaaran yang rusak akibat terdampak banjir.
Sejumlah sepeda motor terendam banjir di Jalan Kemang Selatan X, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Januari 2020 (Foto: Antara/Laily Rahmawaty)

Jakarta - Beberapa bengkel motor dan mobil kebanjiran servis kendaraan yang menjadi korban banjir. Pengelola bengkel menyebut banyak menangani kendaaran yang rusak akibat terdampak banjir.

Misalnya di bengkel Toyota Auto2000 Permata Hijau, Jakarta Selatan, terhitung sejak Jumat, 3 Januari 2020 sudah menangani sebanyak 40 unit mobil yang terdampak banjir. Hal tersebut diungkapkan oleh Edwin Dwi Novianto selaku Kepala Bengkel Auto 2000 Permata Hijau.

Bengkel MobilSeorang mekanik Toyota sedang melakukan perbaikan pada bagian mesin mobil. (Foto: Auto2000)

"Sampai saat ini sudah 40 unit kami tangani. Kebanyakan mobil yang terendam di level medium, yakni hanya sampai bagian jok saja," ujar Edwin kepada Tagar, Senin, 6 Januari 2020.

Edwin menjelaskan untuk perbaikan, pihaknya sangat memprioritaskan pada bagian mesin. Karena memang pada bagian dapur pacu merupakan komponen paling penting dalam sebuah mobil.

"Di area mesin paling utama, kami langsung ganti olinya. Sementara untuk paralel interior dan kelistrikan dilakukan bersamaan," katanya.

Banjir JakartaSederet mobil terendam banjir di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Januari 2020. Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Pada bagian interior, kata Edwin, banyak yang meminta untuk dibersihkan pada bagian jok, dashboard dan door trim. "Pembersihan jok, dashboard, doortrim banyak juga kami layani. Jok itu memang kotor kena banjir, masih bisa dibersihkan," ucapnya.

Menanggapi pelonjakan unit yang servis akibat banjir, Edwin mengatakan kedepannya jumlah unit yang servis tidak akan bertambah banyak. "Untuk beberapa hari kedepan mungkin masih ada yang servis, tapi jumlahnya tidak sesignifikan seperti di hari-hari pertama," katanya

Edwin juga mengatakan pelanggan yang servis unit di bengkelnya tidak hanya berasal dari kawasan Permata Hijau. "Ada yang dari Ciledug, Palmerah, Kebon Jeruk, Green Garden, Tomang, dan Kedoya," katanya.

Motor

Sama halnya dengan mobil, kendaraan roda dua juga turut mengalami pelonjakan servis akibat rusak terendam banjir. Sebut saja di bengkel Yamaha Harapan Motor Juanda, Depok, Jumlah sepeda motor yang melakukan servis di situ mencapai 20 unit.

"Sejauh ini sudah 20 unit kami tangani, semuanya motor korban terendam banjir. Hari ini juga kami akan storing motor di daerah Bekasi dan sekitaran Depok," ujar Wawan Sutawijaya, Service Advisor Yamaha Harapan Motor Juanda kepada Tagar, Senin, 6 Januari 2020.

Bengkel MotorMekanik Yamaha sedang mengganti oli mesin. (Foto: Instagram/yrfi_kalimantan_selatan)

Wawan mengatakan jumlah unit tersebut di dominasi oleh motor matik, dengan kerusakan-kerusakan pada bagian Continuously Variable Transmission atau CVT.

"Dari total 20 unit, 15 di antaranya motor matik. Kerusakan standar pada bagian CVT, ada juga yang crankcase-nya pecah karena setang piston patah. Sejauh ini kerusakan yang paling parah ada pada crankcase yang pecah, itu disebabkan karena air masuk ke ruang bakar tapi dipaksa dihidupkan," katanya.

Setelah terendam banjir, Wawan mengatakan banyak komponen motor yang mengalami korosi atau karat, terkhusus pada komponen yang berbahan logam. Dia juga memberikan beberapa cara untuk mengatasinya.

"Karat ada, cuma tidak banyak. Cara mengatasinya dengan dibersihkan komponen yang karat itu, kemudian d cat ulang," ujarnya. []

Berita terkait
Tips Terhindar dari Beli Mobil Bekas Terendam Banjir
Bagi Anda yang berminat untuk membeli mobil bekas, ada baiknya memperhatikan beberapa hal agar tidak membeli mobil bekas terendam banjir.
1.500 Taksi Blue Bird Rusak Berat Terendam Banjir
Sebanyak 1.500 unit armada taksi Blue Bird yang terendam banjir mengalami rusak berat.
BNPB Catat 35.502 Korban Banjir Masih di Pengungsian
BNPB merilis data terkini terkait total pengungsi akibat banjir sebanyak 7.699 KK dengan 35.502 jiwa.
0
Lapak Berjarak Diterapkan di Pasar Bitingan Kudus
Pemkab Kudus mulai menerapkan physical distancing di Pasar Bitingan. Jarak lapak diatur sedemikian rupa agar pedagang tidak berdekatan.