UNTUK INDONESIA
Bayi di Mamuju Sulbar Lahir Tanpa Lubang Anus
Nasib malang dialami oleh bayi di Mamuju Sulbar. Anak kelima dari pasangan Rahmadi dan Bahara tersebut lahir tanpa lubang anus
Bayi yang baru lahir di Mamuju Sulawesi Barat lahir tanpa lubang anus. (Foto: Tagar/Eka Musriang)

Mamuju - Nasib malang dialami oleh bayi di Mamuju Sulawesi Barat, (Sulbar). Anak kelima dari pasangan Rahmadi 42 tahun dan Bahara 40 tahun tersebut lahir tanpa lubang anus. Saat ini bayi malang itu masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju Sulbar.

"Kami baru mengetahui bahwa anak kami tidak memiliki lubang anus setelah dua hari dilahirkan karena anak kami tidak kunjung buang air besar dan perutnya semakin buncit,"kata Rahmadi kepada Tagar saat ditemui di RSUD Mamuju, Kamis 26 Maret 2020.

Dia mengaku kaget karna sebelumnya saat kehamilan istrinya, dia dinyatakan mengandung anak yang normal oleh pihak Puskesmas.

Kami baru mengetahui bahwa anak kami tidak memiliki lubang anus setelah dua hari dilahirkan.

"Istri saya melahirkan dengan normal bahkan tidak sempat dibawa ke rumah sakit karena bayinya sudah mau keluar. Istri saya saat hamil, periksa ke Puskesmas tapi katanya baik-baik saja,"ujarnya dengan wajah sedikit dan pasrah.

Rahmadi mengungkapkan, bahwa pihak RSUD Mamuju menyarankan agar anaknya segera dirujuk ke Makassar. Namun, keluarga yang bekerja sebagi buruh lepas itu mengaku tak memiliki biaya untuk merujuk anaknya.

"Saya pasrah sama Tuhan pak, saat ini saya tidak memiliki biaya. Kalau ada yang mau membantu kami dengan ketiadaan kami ini, barulah kami akan rujuk ke Makassar,"ungkap Rahmadi yang hampir meneteskan air mata.

Kendala lain yang di hadapi Rahmadi ialah tidak terdaftarnya dia di BPJS sehingga saat ini dirinya mengaku hanya berpasrah pada Tuhan.

"Kami kira, kami sudah terdaftar karena sudah beberapa kali didata pak,"ujarnya.

Dai berharap, pemerintah daerah dapat membantunya dalam menghadapi masalah yang diderita anaknya.

"Saya sudah menghadap ke pak bupati juga tapi sampai saat ini tak ada solusi. saya pasrah pak, saya berharap pemerintah bisa membantu orang seperti saya pak,"pungkasnya.

Diketahui, bayi tersebut lahir pada hari Senin 23 Maret 2020 sekitar pukul 23.00 Wita, alamat orang tuanya di jalan Rajawali, Kelurahan Binanga Kecamatan Mamuju, kabupaten Mamuju. [] 

Berita terkait
Tiba di Mamuju, Peserta Ijtima Disemprot Disinfektan
Ribuan peserta Ijtima Dunia Zona Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, melintas di wilayah Kabupaten Mamuju
Rutan Mamuju Bagikan Vitamin, Tangkal Covid-19
Tangkal penyebaran virus Corona di lingkungan Rutan. Pihak Rutan membagikan vitamin kepada ratusan warga binaan.
Antisipasi Corona, Sekolah di Mamuju Libur Dua Pekan
Antisipasi virus corona, sekolah di Mamuju. Sulawesi Barat akan diliburkan selama dua pekan terhitung mulai Selasa 17 hingga 31 Maret 2020.
0
Nabi Hud AS, Sebelum Angin Membinasakan Segala
Kenapa angin bertiup sehebat-hebatnya selama tujuh malam delapan hari membinasakan Ad, kaum bertubuh besar dan kuat pada zaman Nabi Hud AS.