UNTUK INDONESIA
Bawaslu Sumbar Laporkan Sekjen DPD RI ke KASN
Bawaslu Sumatera Barat merekomendasikan temuan dugaan pelanggaran netralitas ASN yang diduga dilakukan Sekjen DPD RI Reydonnyzar Moenek ke KASN.
Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen. (Foto: Tagar/Rina Akmal)

Padang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar), merekomendasikan temuan dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negera (ASN) yang diduga dilakukan Sekjen DPD RI Reydonnyzar Moenek, ke Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN).

Setelah dijadwalkan ulang, beliau juga tidak datang.

"Kami sudah melakukan kajian dan pleno. Bawaslu merekomendasikan ke KASN dengan ketentuan diumumkan dan dapat disampaikan pada yang bersangkutan," kata Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen, Selasa, 25 Februari 2020.

Sebelumnya, kata Surya, Bawaslu telah melakukan pemanggilan terhadap Reydonnyzar Moenek. Namun dia tidak bisa hadir dan meminta pemanggilan dijadwalkan ulang.

"Setelah dijadwalkan ulang, beliau juga tidak datang," katanya.

Dia mengatakan, informasi dugaan netralitas ASN ini berawal dari pemberitaan media yang mengatakan Reydonnyzar Moenek menemui sejumlah partai politik (parpol) dalam rangka persiapan dirinya menjadi kandidat gubernur atau wakil gubernur di pilkada 2020.

"Informasi awal itu kami jadikan temuan, dan dilakukan klarifikasi ke beberapa pihak terkait, termasuk partai, media dan pak Donny sendiri," katanya.

Terkait sanksi, Surya Efitrimen mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan memberikan sanksi terhadap netralitas ASN. Sebab, Bawaslu hanya memberikan rekomendasi instansi terkait. []

Berita terkait
Wanita Tak Berhijab Ditegur Masuk Masjid Raya Sumbar
Seorang wanita yang tidak mengenakan hijab ditegur Pengurus Masjid Raya Sumatera Barat.
Aldi Taher Batal Maju Pilgub Sumbar Lewat Independen
Aldi Taher batal meramaikan bursa pemilihan kepala daerah Sumatera Barat lewat jalur independen karena kekurangan dukungan KTP.
Ini Tujuh Negara dengan Investasi Terbesar di Sumbar
Tujuh negara berinvestasi ke wilayah Sumatera Barat senilai Rp 2 triliun. Belanda, Singapura dan Malaysia paling mendominasi.
0
Pasien Suspek Corona asal Sibolga Meninggal di Medan
Satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kota Sibolga meninggal dunia di Rumah Sakit Martha Friska Medan.