UNTUK INDONESIA
Baru Kirim Uji Swab, PDP Covid-19 di Tegal Meninggal
PDP Covid-19 di Kota Tegal ini diketahui usai dari Jakarta.
Ilustrasi pasien Covid-19 saat simulasi penanganan pasien di RSUD dr Soeselo, Kabupaten Tegal. Satu PDP di Kota Tegal akhirnya meninggal dunia sebelum diketahu positif atau negatif corona. (Foto: Tagar/Farid Firdaus)

Tegal - ‎Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Harapan Anda Kota Tegal, Jawa Tengah meninggal dunia. Belum bisa dipastikan apakah pasien ini positif atau negatif Covid-19 karena hasil swab tenggorok baru dikirim.

Swab tenggorok baru dikirim. Hasilnya baru bisa diketahui dua atau tiga hari lagi. Jadi belum dipastikan positif atau negatif.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tegal Johardi mengatakan pasien yang meninggal merupakan warga Kota Tegal berusia 77 tahun. "Pasien warga Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur. Meninggal tadi malam sekitar pukul 00.00 dinihari," kata Johardi, Selasa, 24 Maret 2020.

Johardi mengatakan pasien tersebut sudah tiga hari dirawat di ruang isolasi RSI Harapan Anda. Sebelum dirawat, pasien mengalami gejala yang mengarah ke gejala Covid-19.

"Yang bersangkutan baru melakukan perjalanan ke Jakarta‎, pulang ke Tegal mengalami gejala sesak napas, demam. Setelah dilakukan penanganan dan ada hasil rontgen, dinyatakan PDP sehingga dirawat di ruang isolasi," ujar Johardi.

Menurut Johardi, penyebab meninggalnya pasien tersebut belum bisa dipastikan karena Covid-19 atau hal lain. Sebab hasil swab tenggoroknya baru dikirim ke Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan di Yogyakarta.

"Swab tenggorok baru dikirim. Hasilnya baru bisa diketahui dua atau tiga hari lagi. Jadi belum dipastikan positif atau negatif," ujar Johardi yang juga Sekretaris Daerah Kota Tegal.

Menyusul meninggalnya satu pasien tersebut,‎ pasien PDP yang dirawat di ruang isolasi hingga hari ini berjumlah 13 orang. Sedangkan jumlah orang dalam pengawasan (ODP) ada 12 orang.

"Sebelumnya PDP ada 14, meninggal satu jadi sekarang ada 13 yang masih dirawat di RSUD Kardinah dan RSI Harapan Anda," ucap Johardi. []

Baca juga: 

Berita terkait
Satu PDP Virus Corona Kudus Asal Jepara Meninggal
Belum bisa dipastikan penyebab kematian PDP di Kudus, apakah terkait virus corona atau penyakit lain. Sebab belum sempat dilakukan swab lendir.
Kronologi PDP Corona di Magelang Meninggal Dunia
Awalnya datang ke RS di Magelang dengan kondisi kesadaran menurun hingga ditetapkan PDP virus corona. Pasien tersebut akhirnya meninggal dunia
Update Covid-19: Pasien Positif Jawa Tengah Jadi 15
Kasus pasien positif Covid-19 di Jawa Tengah terus bertambah. Per Minggu, 22 Maret 2020, bertambah menjadi 15 orang.
0
5 Game Android yang Cocok Buat Ngabuburit
Dari pada bosan, tidak ada salahnya kita ngabuburit alias menunggu buka puasa sambil bermain game.