Barisan Relawan Jalan Perubahan Bara JP Tak Setuju Gelar KLB

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Relawan Jalan Perubahan Bara JP tak setuju dengan pelaksanaan KLB di tengah pandemi yang masih butuh perhatian.
Ketua DPD Barisan Relawan jalan perubahan Bara JP Riau Marganda Simamora. (Foto: Tagar/Dok Marganda)

Jakarta -  Maraknya desakan untuk melaksanakan Kongres Luar biasa (KLB) dalam rangka pemilahan ketua umum Bara JP pasca kekosongan jabatan membuat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Relawan Jalan Perubahan Bara JP tak setuju dengan pelaksanaanya di tengah pandemi. 

"Menyikapi keadaan tersebut kami dari Barisan Relawan jalan perubahan Bara Jp Riau kurang sependapat pelaksanaannya dilakukan dalam situasi Bangsa Indonesia di hadapkan dengan persoalan pelik akibat Pandemi Covid-19," ujar Ketua DPD Barisan Relawan jalan perubahan Bara JP Riau Marganda Simamora dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa 31 Agustus 2021.


Sebagai organisasi pendukung presiden Jokowi seharusnya kita ikut prihatin dan sedikit bersabar menurut kami desakan KLB tersebut terkesan dipaksakan dengan alasan penyelamatan dan cinta organisasi.


Menurutnya desakan KLB tersebut terkesan dipaksakan meski hal ini sesuai dengan pasal 39 dan 41 Anggaran Rumah Tangga Organisasi tentang pelaksanaan Kongres dan Kongres Luar Biasa karena kekosongan jabatan dimana Ketua Umum Meninggal Dunia dan Sekretaris Umum Mengundurkan diri. 

"Sebagai organisasi pendukung presiden Jokowi seharusnya kita ikut prihatin dan sedikit bersabar, menurut kami desakan KLB tersebut terkesan dipaksakan dengan alasan penyelamatan dan cinta organisasi," ucapnya.

Ia mengatakan sudah sepantasnya saat ini Bara JP sebagai pendukung Presiden Jokowi untuk membantu pemerintah dalam penyelesaikan masalah pandemi.

"Kami juga sepakat agar organisasi yang besar harus memiliki ketua umum yang defensif namun perlu diperhatikan keadaan negara sedang menghabiskan energi untuk menghadapi Covid-19, jangan juga kita ikut menjadi beban pemikiran Pak Jokowi dimana organisasi pendukungnya sedang bergejolak," ujarnya.

Barisan Relawan Jalan Perubahan Bara JP masih menyatakan kesepakatan dengan sistem satu garis komando.

"Seakan ada perpecahan, kami masih sepakat dengan sistem satu garis komando, mari kita sedikit bersabar untuk kepentingan organisasi kedepannya, kami berkeyakinan bahwa KLB pasti akan dilaksanakan menunggu SK defenitif untuk DPD diseluruh Indonesia," ucapnya.

Sebelumnya, Forum Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Badan Perwakilan Luar Negeri (BPLN) sebagai pemegang penuh hak suara/Voters Bara JP sepakat untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya pada tanggal 25-26 September 2021. 

Hal itu dilakukan karena sampai saat ini terjadi kekosongan jabatan Ketua Umum dan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat DPP Bara JP.

Berita terkait
Bara JP Desak Presiden Jokowi Tutup Toba Pulp Lestari
BaraJP akan terus mengawal aksi tersebut hingga tujuan terealisasi untuk bertemu Presiden Jokowi.
Bara JP Medan Usulkan Wali Kota Menambah Sentra Vaksinasi
Bara JP Medan melalui Parkin SM Sihaloho, mengapresiasi Wali Kota Medan dalam program vaksinasi oleh karenanya Bara JP meminta penambahan sentra.
Bara JP Ajak Masyarakat Dukung Pemerintah Atasi Covid-19
Parkin Sihaloho mengajak masyarakat Kota Medan guna mendukung Pemerintah mengatasi penanganan Covid-19.
0
Barisan Relawan Jalan Perubahan Bara JP Tak Setuju Gelar KLB
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Relawan Jalan Perubahan Bara JP tak setuju dengan pelaksanaan KLB di tengah pandemi yang masih butuh perhatian.