UNTUK INDONESIA
Bantul Dapat Rp 3,5 Miliar Sejak Pariwisata Dibuka
Sejak destinasi wisata di Kabupaten Bantul dibuka sudah dikunjungi 368.701 wisatawan dengan total pendapatan Rp 3, 579 miliar.
Pantai Parangtritis Yogyakarta. (Foto: [email protected]_RF)

Bantul - Dinas Pariwisata Bantul, mencatat pendapatan dari penarikan retribusi wisata semua destinasi daerah ini sejak dibuka sejak awal Juli lalu hingga minggu keempat Agustus mencapai Rp 3,5 miliar. Destinasi wisata yang beroperasi tetap dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul Annihayah mengatakan, setelah pembukaan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) wisata sampai 21 Agustus 2020, total jumlah pengunjung sebanyak 368.701 orang. "Total pendapatan Rp 3,579 miliar," katanya dihubungi di Bantul, Kamis 27 Agustus 2020.

Dari data kunjungan dan pendapatan wisata Bantul tersebut, Pantai Parangtritis menjadi objek wisata penyumbang terbesar dengan jumlah pengunjung sebanyak 317.625 orang dengan perolehan pendapatan sebesar Rp 3,09 miliar.

Kemudian Pantai Samas dikunjungi sebanyak 29.530 orang dengan pendapatan sebesar Rp 287 juta, Pantai Pandansimo dikunjungi sebanyak 12.480 orang dengan pendapatan sebesar Rp125 juta, dan Pantai Gua Cemara dikunjungi 3.031 orang dengan pendapatan sebesar Rp 29,5 juta.

Total pendapatan Rp 3,579 miliar.

Sementara untuk data kunjungan wisatawan ke semua objek wisata Bantul yang terhitung sejak dari Januari sampai Maret 2020 sebelum sektor pariwisata ditutup karena pandemi baru sebanyak 658.622 orang dengan perolehan pendapatan sebesar Rp 6,39 miliar.

Dengan demikian total jumlah pengunjung wisata di Bantul selama 2020, sejak sebelum pandemi dan selama pandemi hingga 21 Agustus sebanyak 1,027 juta orang dengan perolehan pendapatan sebesar Rp 9,97 miliar.

Ia juga mengatakan, semua objek wisata di Bantul dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga baik petugas pelayanan dan pengunjung wajib memakai masker di kawasan wisata, sarana dan prasarana seperti fasilitas cuci tangan dan tanda jaga jarak disediakan.

Menurut dia, sebelum pandemi sudah ada personel Satpol PP yang bertugas di pantai. "Jadi sekarang (masa pandemi) lebih intensif. Kami juga sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengirim petugas kesehatan yang ditempatkan di gardu bersebelahan dengan pos Satpol PP," katanya. []

Berita terkait
18 Obyek Wisata di Kulon Progo yang Boleh Beroperasi
Sebanyak 18 obyek wisata di Kabupaten Kulon Progo, telah mendapatkan rekomendasi uji coba operasional terbatas, sebagian dikelola pemerintah.
Setelah DIY, Kini Gerakan BISA 7 Objek Wisata Jateng
Setelah gerakan BISA destinasi wisata di Yoogyakarta, BOB memilih Purworejo dan Magelang, Jawa Tengah untuk gerakan bersih, indah, sehat dan aman.
Dalam 4 Hari, Ratusan Ribu Wisatawan ke Yogyakarta
Dalam empat hari terakhir, ratusan ribu wisatawan berkunjung ke Yogyakarta. Data itu diketahui berdasarkan aplikasi visitingjogja.com.
0
IHSG Turun Tipis 0,09 Persen, 3 Saham Ini Dilego Asing
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis, 22 Oktober 2020 terkoreksi tipis 0,09 persen di posisi 5.091,82 poin.