UNTUK INDONESIA

Bank Indonesia Punya Cara Dorong Komoditas Kopi Mendunia

Maraknya tren bisnis kopi bisa menjadi pendorong komoditas ini mendunia, dan BI melakukan sejumlah program pengembangan UMKM kopi.
Petani merawat tanaman kopi Arabika Kate di lereng gunung Sindoro desa Tlahab, Kledung, Temanggung, Jawa Tengah. Petani setempat mengaku hasil panen kopi Arabika tahun ini menurun hingga 50 persen dibanding tahun sebelumnya akibat anomali cuaca. (Foto: Ant/Anis Efizudin)



Jakarta - Maraknya tren bisnis kopi masa kini bisa menjadi pendorong komoditas ini mendunia. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) melakukan sejumlah program pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kopi di seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia dengan cakupan pembinaan dari hulu ke hilir dalam mengoptimalisasi kuantitas maupun kualitas komoditas kopi di dalam negeri. 

Atas inisiatif tersebut, saat ini terdapat 14 dari 62 UMKM penghasil kopi binaan BI yang telah menembus pasar ekspor baik langsung maupun tidak langsung. Hal itu disampaikan  Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono dalam dialog kopi joint event B) dan SCAI (Speciality Coffee Association of Indonesia) “Kulak Kulik Nikmatnya Bisnis Kopi”, sebagai rangkaian dari kegiatan Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) Seri III secara virtual, kemarin. 

BI menjalin kerja sama dengan lembaga/instansi terkait dan masyarakat pembinaan UMKM yang dilakukan bank sentral dari sisi secara menyeluruh. Mulai dari membantu konservasi lahan, penyediaan air bersih, serta menyiapkan unit pengolahan hasil termasuk penyediaan mesin pengupas. 

Dari sisi hilir, BI menyelenggarakan berbagai kegiatan festival kopi di dalam negeri, menggelar pelatihan dan kurasi untuk produk kopi yang siap masuk ke pasar mancanegara. Selain itu juga inisiasi untuk membangun wisata edukasi kopi (coffee edutourism) yang saat ini sudah terbentuk di salah satu UMKM binaan BI di Jawa Barat, yaitu Kopi Kiwari. 

Dalam mendorong digitalisasi UMKM, BI memfasilitasi program onboarding UMKM yang dilakukan melalui pembelajaran secara daring terkait dengan strategi UMKM. "Hal ini agar terkoneksi dengan platform digital, teknik fotografi, logistik, dan membuat pembukuan, serta hal lainnya yang mendukung UMKM di era digital.

Dalam dialog kopi, juga hadir sebagai nara sumber, Ketua Umum SCAI, Syafrudin, Ketua Ikatan Pegawai BI, Junanto Herdiawan, Co Founder & CEO CeriTech, Aldi Raharja, aktor sekaligus pebisnis kopi, Chicco Jerikho, dan barista professional, Yessylia Violin A. Mengusung tema “UMKM Sahabat Milenial”, pameran KKI Seri III berlangsung pada 20-22 November 2020 dan merupakan seri terakhir yang menutup seluruh rangkaian kegiatan Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) di tahun 2020. 

BI mengajak masyarakat untuk mengunjungi pameran KKI 2020 secara virtual pada website KKI yaitu www.karyakreatifindonesia.co.id melalui fitur platform yang telah dibuka sejak 20 November hingga 22 November 2020. Setelah 22 November 2020, masyarakat yang ingin melihat produk UMKM Binaan BI, bank sentral tetap menyediakan menu katalog pada website KKI www.karyakreatifindonesia.co.id. []

Berita terkait
Para Dubes Bertekad Pasarkan Kopi Indonesia
Sejumlah duta besar RI mengadakan diskusi tentang kopi Indonesia -dalam rangka memperingati Hari Kopi Dunia. Bertekad pasarkan kopi nasional.
Apakah Kopi Bermanfaat Bagi Penderita Diabetes?
Sejumlah penelitian mengungkapkan, bila minum kopi dalam jumlah tertentu bisa berpengaruh terhadap penderita diabetes.
Penyelenggara Pilkada 2020 Dilarang Nongkrong di Warung Kopi
DPKK melarang semua penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu) tidak nongkrong di warung kopi selama masa Pilkada 2020.
0
Bank Indonesia Punya Cara Dorong Komoditas Kopi Mendunia
Maraknya tren bisnis kopi bisa menjadi pendorong komoditas ini mendunia, dan BI melakukan sejumlah program pengembangan UMKM kopi.