UNTUK INDONESIA
Arema FC Target Menang, Sabah FA Tidak Mau Kalah
Arema FC mematok target menang saat melawan Sabah FA di laga pertama Grup B di Piala Gubernur Jatim, Selasa 11 Februari 2020.
Pelatih Arema FC Mario Gomez (kiri) mematok kemenangan saat menghadapi Sabah FA di laga pertama Grup B Piala Gubernur Jatim di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa 11 Februari 2020. (Foto: Tagar/Mohammad Badar Risqullah)

Malang - Arema FC langsung mematok target menang saat melawan Sabah FA di laga pertama Grup B Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa 11 Februari 2020. Hanya, Sabah bakal memberi perlawanan karena mereka tidak ingin kalah di laga tersebut. 

Arema FC yang bertindak sebagai tuan rumah di Grup B tidak akan membuang kesempatan saat tampil di kandang sendiri. Pelatih Mario Gomez menyebut laga pertama sangat penting sehingga harus dimenangkan Singo Edan. 

"Kami sudah bekerja keras sebelum turnamen ini. Setelah menjalani latihan keras, tentu kami menargetkan kemenangan. Bahkan kami ingin menang terus di turnamen," ujar Mario Gomez di Malang, Senin 10 Februari 2020.

Arema FC merupakan tim yang besar dengan dukungan suporter yang luar biasa. Perubahan yang dilakukan tidak akan membuat tim menjadi lebih lemah

Pelatih Gomez menilai turnamen pramusim ini sangat penting sebagai persiapan sebelum memasuki kompetisi Liga 1. Musim lalu, Arema FC juga meraih sukses di turnamen pramusim dengan memenangi Piala Presiden 2019. 

Ini yang menjadikan dirinya secara khusus mempersiapkan tim selama dua hari terakhir untuk menghadapi Sabah FA. Mantan pelatih Persib Bandung ini tak kecolongan di laga pertama.  

"Turnamen ini (Piala Gubernur) sangat penting. Dan semua laga penting. Ini yang menjadikan kami menargetkan menang terus dalam setiap pertandingan di turnamen tersebut," ujar pelatih asal Argentina tersebut.  

Dengan tidak menganggap remeh turnamen tersebut, Gomez berharap bisa memanfaatkannya dalam mempersiapkan tim sebelum menjalani kompetisi Liga 1. Dirinya tak ingin Singo Edan mengalami keterpurukan saat mengarungi kompetisi dengan tidak menganggap remeh semua laga.

"Di laga ini, kami mungkin bisa menang. Namun yang lebih penting adalah konsistensi dari pemain,” ujar mantan pelatih Borneo FC itu.

Sabah FA Janji Tampil Maksimal Lawan Arema FC

Sementara itu, pelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto mengatakan tidak akan menganggap remeh Arema FC. Mantan striker tim nasional ini berharap tim mampu tampil maksimal meski turnamen itu menjadi ajang pemanasan sebelum berlaga di Liga Malaysia.  

"Arema FC merupakan tim yang besar dengan dukungan suporter yang luar biasa. Perubahan yang dilakukan tidak akan membuat tim menjadi lebih lemah. Apalagi, mereka ditangani pelatih yang berkualitas," kata Kurniawan. 

Menurut dia tidak ada target khusus kepada tim asuhannya. Turnamen Piala Gubernur pun dijadikan tempat belajar Sabah FA melawan tim dari Indonesia.

”Sebagai tim promosi yang naik ke Liga Super Malaysia, tentu kami akan banyak belajar dari Piala Gubernur. Kami memang tidak memasang target khusus tetapi turnamen ini menjadi bagian dari persiapan kami," ujar Ade, sapaannya, yang pernah berkarier di Malaysia ini. 

Meski tidak memasang target, namun Sabah FC tetap serius menjalani laga di Piala Gubernur. Dirinya tetap menurunkan tim terbaik saat melakoni laga melawan Singo Edan di hadapan Aremania.

"Tidak ada target khsusus ini bukan berarti kami mengalah. Ini adalah untuk persiapan mental pemain di setiap pertandingan dan latihan nantinya,” tutur dia. []

Berita terkait
Di Depan Ketum PSSI, Aremania dan Bonek Mesra
Ketum PSSI Iwan Bule mengumpulkan suporter di Jawa Timur agar turut mensukseskan Piala Gubernur dan Piala Dunia U-20.
Diragukan, Oh In-kyun Siap Kontribusi Bagi Arema FC
Usia yang tidak lagi muda menjadikan gelandang Oh In-kyun diragukan saat bergabung dengan Arema FC. Namun dia siap berkontribusi bagi Singo Edan.
Piala Gubernur Jatim, Ajang Pemanasan Jelang Liga 1
Piala Gubernur Jatim akan diikuti delapan tim dan dijadikan pemanasan bagi tim-tim asal Jatim untuk menghadapi Liga 1 Indonesia.
0
Khofifah: May Day Risiko Besar Penularan Covid-19
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta kepada buruh untuk tidak turun ke jalan memperingati May Day Hari Buruh Internasional.