Apa Itu BI Rate dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Bank Indonesia (BI) adalah satu-satunya bank sentral Indonesia yang bergerak secara independen tanpa campur tangan pihak lain.
Ilustrasi BI Rate (Foto: Tagar/Freepik)

Jakarta - Bank Indonesia (BI) adalah satu-satunya bank sentral Indonesia yang bergerak secara independen tanpa campur tangan pihak lain. Karena sebagai penanggung jawab, BI membuat banyak sekali kebijakan, salah satunya adalah BI Rate.

Dalam dunia keuangan BI rate adalah standar suku bunga wajib yang dijadikan acuan seluruh lembaga perbankan di Indonesia. Berdasarkan situs resmi Bank Indonesia, pengertian BI Rate adalah kebijakan suku bunga sebagai representasi sikap kebijakan moneter atas dasar kesepakatan Bank Indonesia dan diketahui oleh masyarakat.

Dengan adanya BI Rate ini, tentunya menjadi acuan bagi lembaga keuangan atau masyarakat dalam melakukan aktivitas keuangan moneter. Dalam BI Rate juga terdapat kurs BI Rate yang merupakan acuan transaksi BI dengan pihak ketika seperti pemerintah atau pihak asing.

Jenis kurs BI Rate sendiri terbagi dalam dua bentuk yakni kurs beli dan kurs jual valas terhadap rupiah. Besaran dan perubahan kurs sendiri selalu mengalami perubahan setiap harinya dan biasanya diumumkan pada pukul 08.00 WIB tiap hari kerja.

Meskipun besaran suku bunga BI Rate dan kursnya dihitung secara seksama karena mempengaruhi kebijakan yang diterbitkan BI sendiri. Namun terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penetapan besaran suku bunga BI Rate. Di antaranya adalah makroekonomi, kebijakan moneter yang akan datang, jumlah uang yang beredar, permintaan barang, dan inflasi.

Karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, BI Rate akan mentetapkan kebijakannya dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut. Sehingga kebijakan yang diterbitkan dapat diterima dan dijalankan sesuai dengan kondisi perekonomian negara.

Seperti contohnya adalah, jika harga barang-barang mengalam peningkatan secara terus menerus sehingga permintaan menjadi turun. Maka, BI Rate harus melakukan penurunan, agar laju inflasi dapat terkontrol dan terkendali.

Berbicara mengenai BI 7 Day Repo Rate, sebenarnya yang membedakannya dengan BI Rate hanya terletak pada kebaruan kebijakan. Hal ini karena sebelumnya bernama BI Rate, namun sejak 2016 dikembangkan menjadi BI 7 Day Repo Rate.

BI Repo Rate sendiri merupakan kebijakan BI Rate dalam rangka menguatkan operasi moneter untuk meningkatkan kekuatan dan efektivitas ketetapan bank sentral. Manfaatnya sebagai suku bunga kebijakan baru, acuan menguatkan suku bunga pasar uang, dan mendorong pendalaman pasar keuangan.

Itulah tadi pengertian, cara kerja, dan manfaat dari BI Rate yang harus kamu ketahui. Tentunya segala kebijakan yang diterbitkan Bank Indonesia adalah demi menjaga stabilitas perekonomian negara.[]


(Rafi Fairuz)

Baca Juga:

Berita terkait
5 Cara Menghadapi Situasi Keuangan yang Sedang Memburuk
Meskipun Anda tidak bisa memprediksi masalah keuangan, tidak bisa mengendalikannya, dan mencegah bencana keuangan.
Tak Melulu Harus ke Kota, Ini 5 Peluang Bisnis di Kampung
Kampung halaman atau desa dapat menjadi peluang bisnis. Berikut 5 peluang ide bisnis yang dapat dilakukan di kampung halaman Anda masing-masing.
Mau Tampil Mewah Tanpa Keluar Uang Lebih? Ini Triknya
Para anak muda jaman now seakan berlomba-lomba untuk tampil maksimal seperti idolanya.
0
Tinjau Lapak Hewan Kurban, Pj Gubernur Banten: Hewan Kurban yang Dijual Dipastikan Sehat
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar meninjau secara langsung lapak penjualan hewan kurban milik warga di Kawasan Puspiptek.