UNTUK INDONESIA
Antisipasi Bentrokan, Polres Jeneponto Gelar Patroli
Polres Jeneponto melakukan patroli untuk mengantisipasi bentrok susulan
Personel Polres Jeneponto melakukan Patroli di Desa Bulusuka, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, Kamis 2 Januari 2019. (Foto: Tagar/Ardiansyah)

Jeneponto - Personel Kepolisian Resort (Polres) Jeneponto melakukan patrolis pasca perkelahian warga di Desa Bulusuka, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menyebabkan lima orang masuk rumah sakit (RS).

Kasubbag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul membenarkan pihaknya melakukan giat patrolis di Desa Bulusuka untuk mengantisipasi perkelahian susulan antara dua pihak.

"Hal ini dilakukan untuk mengantipasi dua kelompok di desa Itu kembali adu aksi perkelahian, dan menimbulkan korban jiwa," ujarnya kepada Tagar, Kamis 2 Januari 2019.

Dia mengatakan pihaknya akan terus melakukan patroli sampai situasi dinyatakan kondusif dan tidak berkembang lagi.

Hal ini dilakukan untuk mengantipasi dua kelompok di desa Itu kembali adu aksi perkelahian.

"Jadi personel akan saling bergantian melakukan patroli di desa tersebut sampai situasi aman dan kondusif,"katanya

Sebelumnya dua kelompak terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam. Dalam perkelahian tersebut, lima orang warga terluka dan mendapatkan perawatan RS. Saat ini, kata dia, kasus tersebut masih dalam penyelidikan personel Polres Jeneponto.

"Kita masih melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengetahui motifnya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya menurut keterangan saksi yang enggang disebut namanya mengatakan perkelahian ini bermula saat perayaaan malam pergantian tahun baru sekitar pukul 23.32 Wita. Sekelompok orang berkumpul di depan rumah Baharuddin sambil membakar petasan.

"Akibat suara petasan tersebut, membuat salah satu warga Rahman marah dan menegur karena ada anggota keluarganya yang sedang sakit hingga tak sadarkan,"kata dia kepada tagar

Rahman yang merasa bunyi petasan itu menganggu keluarganya langsung menegur untuk tidak membakar petasan lagi. Saat ditegur oleh Rahman, sekelompok orang tersebut akhirnya pindah tempat untuk menyalakan petasan. Meski sudah pindah, tetapi Rahman tetap merasa terganggu.

"Saat itu langsung terdengar kabar jika terjadi perkelahian antara Rahman dan Tompo, dan dibantu masing-masing keluarga," tuturnya.

Dia menyebutkan Rahman ini dibantu keluarganya bernama Samaila dan Tompo dibantu keluarga bernama Sodding dan Sanggu.

"Akibat perkelahian ini Rahman mengalami luka dibagian perut hingga usus terburai dan keluarganya mengalami luka sabetan. Sementara Tompo dan keluarga mengalami luka sabetan di bagian paha dan tubuh lainya," kata warga tersebut.

Akibat luka tersebut, ke lima orang tersebut dilarikan ke rumah sakit berbeda untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan intensif. Rahman dan keluarganya dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Wahidin Soedirohusodo. Sementara Tompo dan keluarganya dilarikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto daeng Pasewang. []

Berita terkait
PPP Terkesan Lindungi RTQ, Kader Narkoba di Makassar
Kader PPP yang tertangkap karena mengkonsumsi narkoba di kota Makassar terkesan dilingungi partainya.
Satu Bocah di Makassar Tewas Saat Berenang di Kanal
Seorang bocah berusia 11 tahun tewas tenggelam usia bermain di kanal saat hujan mengguyur kota Makassar, Kamis 2 Januari 2020.
Gara-gara Petasan, Warga di Jeneponto Saling Tikam
Akibat perkelahian di Desa Bulusuka, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, lima orang harus dilarikan di rumah sakit.
0
Deretan Film Bertema Nabi Siap Temani Ramadan 2020
Film-film bertema nabi siap menemani kaum muslim menunggu berbuka puasa id bulan Ramadan.