UNTUK INDONESIA
Anies Ajak Guru Baca Buku Ki Hadjar Dewantara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak guru-guru membaca kembali pemikiran Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara.
Tangkapan layar siaran langsung kanal Youtube Pemprov DKI Jakarta saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan arahan terkait peringatan Hari Pendidikan Nasional, Senin (4/5/2020). (Foto: Antara/Livia Kristianti)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak guru-guru membaca kembali pemikiran Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara. Ajakan Gubernur Anies ini disampaikan ketika memberikan sambutan upacara Hari Pendidikan Nasional melalui video konferensi.

"Apakah kita pernah membaca buku Ki Hadjar Dewantoro? Bila kita baca, akan membukakan perspektif kita (dan) bertanya seorang Ki Hadjar Dewantoro di tahun 20-an, tahun 30-an, sudah menuliskan prinsip-prinsip pendidikan modern yang memajukan, yang mencerdaskan, yang saat ini dalam kenyataannya sekolah kita, rumah kita, lingkungan kita tak selalu mencerminkan konsep-konsep itu," kata Gubernur Anies Baswedan di meja kerjanya yang disiarkan melalui YouTube Pemprov DKI Jakarta, Senin, 4 Mei 2020.

Semboyan 'Tut Wuri Handayani' yang dicetuskan Ki Hadjar Dewantara, kata dia, hingga kini diabadikan sebagai simbol Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Gubernur Anies pernah memimpin kementerian ini dua tahun pada masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla sebelum tergantikan oleh Muhadjir Effendi.

"Kalau kita mendengar nama Ki Hadjar Dewantoro, biasa yang muncul adalah simbol Kementerian Pendidikan Kebudayaan yang tulisannya Tut Wuri Handayani," ujarnya.

Secara utuh semboyan yang diperkenalkan pahlawan nasional kelahiran 2 Mei 1889 itu berbunyi 'Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani'. 

Kalimat berbahasa Jawa ini berarti ‘di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan'.

Tanggal lahir Ki Hadjar Dewantara kemudian diperingati setiap tahun sebagai Hari Pendidikan Nasional.

"Jangan sampai kita memperingati hari kelahirannya tapi kita tidak membaca," ujar Gubernur Anies.

Gubernur Anies menggelar upacara Hari Pendidikan Nasional dengan protokol jarak jauh lantaran Jakarta belum mengakhiri pandemi virus corona Covid-19. Oleh karena itu, dalam sambutannya, dia mengajak para guru dan peserta didik memanfaatkan teknologi digital demi keberlanjutan proses belajar mengajar selama masa pagebluk.

"Saya ingin mengajak kepada semuanya untuk melihat momentum ini sebagai kesempatan melakukan transformasi bagi pendidik yang selama ini tidak akrab dengan teknologi karena semuanya serba berinteraksi langsung mulai sekarang manfaatkan ini untuk belajar secara lengkap," kata Gubernur DKI Anies Baswedan.[]

Berita terkait
703 Kantor Langgar PSBB Jakarta, PDIP Minta Anies Tegas
Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta menilai Gubernur DKI Anies Baswedan tidak tegas ke semua lini hingga PSBB tahap kedua.
Ancaman Mentah Anies ke Warga Nekat Nongkrong saat PSBB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai mengeluarkan ancaman mentah ke warganya yang nekat nongkrong selama masa PSBB.
Progres Gugatan Korban Banjir Jakarta ke Anies Baswedan
Progres gugatan yang diajukan secara class action terkait banjir Jakarta 2020 kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
0
Anies Ajak Guru Baca Buku Ki Hadjar Dewantara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak guru-guru membaca kembali pemikiran Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara.