UNTUK INDONESIA
Akibat Jagung Rebus Tiga Rumah Terbakar di Bantaeng
kebakaran menghanguskan tiga unit rumah di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan, kebakaran terjadi diduga akibat jagung rebus.
Panci berisi jagung rebus yang ditemukan di lokasi kebakaran. (Foto: Tagar/Fitriani Aulia Rizka)

Bantaeng - Kebakaran kembali terjadi di kampung Parang desa Pa'bentengang kecamatan Eremerasa, kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Sabtu, 12 Oktober 2019. Kebakaran diduga akibat panci yang hangus saat merebus jagung.

Si jago merah mengamuk menghabiskan tiga unit rumah warga di kecamatan Ermerasa alias Ermes.

Diantaranya rumah milik Daeng Dariso, Modding dan Amir. Berdasarkan laporan yang diterima pihak pemadam kebakaran (Damkar) Bantaeng, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 pagi Wita.

"Untuk penyebabnya kemungkinan karena kompor yang sementara menyala lalu ditinggal," kata Kasi OPS Damkar Bantaeng Irfan Nurmin.

Setelah diperiksa ditemukan jagung rebus dengan kondisi kompor dan panci yang sudah hangus di sekitar lokasi tempat kejadian

"Sebagaimana yang kita tahu sampai saat ini angin juga masih kencang jadi memang sangat rawan kalau kita lalai apalagi saat menyalakan api," terang Irfan saat dihubungi Tagar, Sabtu, 12 Oktober 2019.

Kobaran api berhasil dipadamkan setelah diturunkan tiga unit mobil Damkar. Tidak ada korban jiwa ataupun kendala yang menghambat dalam insiden ini. []

Baca juga:

Berita terkait
Jambore IPeKB di Bantaeng, Upaya Majukan Program KB
Sebanyak 1701 peserta jambore IPeKB tiba di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.
Kisah Pria Bantaeng yang Dipasung Karena "Pintar"
Kisah seorang pemuda Bantaeng, Sulawesi Selatan, yang dipasung karena dianggap gila. Kakinya dijepit dengan balok dan dikurung di rumah panggung.
Dugaan Pungli Bimtek Sistem Keuangan Desa di Bantaeng
Ada dugaan pungutan liar dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) tentang aplikasi sistem keuangan desa di Bantaeng.
0
Sultan Minta Sirip Malioboro Yogyakarta Ditata
Uji coba Malioboro bebas kendaraan bermotor akan berlanjut. Gubernur DIY Sri Sultan HB X minta siri-sirip Malioboro juga perlu ditata.