Indonesia
11 Caleg Gagal Ramai-ramai Daftar Jadi Anggota BPK
11 caleg yang gagal melenggang ke DPR ramai-ramai mendaftarkan diri menjadi calon anggota BPK periode 2019-2024.
Gedung BPK di Jalan MT Haryono Jakarta. (Foto: Tagar/Santi S)

Jakarta - Sedikitnya 11 calon legislatif (caleg) yang gagal melenggang ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ramai-ramai mendaftarkan diri menjadi calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2019-2024.

Dari sekian caleg gagal yang mendaftar memiliki sepak terjang di Komisi XI DPR. Komisi XI DPR merupakan penyeleksi calon anggota BPK. Adapun ke-11 caleg tersebut yaitu:

1. Daniel Lumban Tobing

Politikus PDI Perjuangan ini maju dalam Pileg 2019 di Jawa Barat VII. Daniel merupakan petahana anggota DPR 2014-2019 yang batal menjadi wakil rakyat lantaran tak mampu meraih suara di dapilnya yang meliputi Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Purwakarta.

2. Nurhayati Ali Assegaf

Nurhayati Ali Assegaf menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Demokrat. Dia telah dua periode menjadi anggota DPR, sejak 2009-2014 dan 2014-2019. Ketika maju di Pileg 2019, Nurhayati gagal melangkah ke DPR. Dia terhempas dengan caleg lain di dapil Jawa Timur 5.

3. Ahmadi Noor Supit

Ahmadi Noor Supit telah menjadi anggota DPR periode 2014-2019. Namun, ketika maju kembali memperebutkan kursi Senayan, politikus Golkar ini gagal di dapil Kalimantan Selatan 1.

4. Akhmad Muqowam

Politikus PPP ini gagal mengamankan suara di Kab. Kendal, Kab. Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Semarang dalam Pileg 2019. Dia batal menjadi anggota DPR di dapil Jateng 1, meski sebelumnya menjadi wakil rakyat dua periode, sejak 2009-2014 dan 2014-2019.

5. Tjatur Sapto Edy

Politikus PAN ini sukses meyakinkan pemilih di dapil Jawa Tengah VI meliputi Kab. Magelang, Kab. Purworejo, Kab. Temanggung, Kab. Wonosobo, dan Kota Magelang hingga dilantik menjadi anggota DPR dua periode, sejak 2009-2014 dan 2014-2019.

Di Pileg 2019, Tjatur mencoba hal berbeda. Dia mencoba peruntungan menjadi caleg Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Maluku Utara. Namun, gagal mewujudkannya karena tak mampu meraih suara terbanyak.

6. Haerul Saleh

Partai Gerindra memiliki caleg muda ketika bertarung di Pileg 2019. Salah satunya Haerul Saleh dari dapil Sulawesi Tenggara. Namun, caleg ini gagal melangkah ke DPR setelah kalah dengan sesama rekan separtainya, H Imran.

7. Ruslan Abdul Gani

Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Dearah Kota Pagar Alam pernah ditempatinya selama dua periode, dari 2009-2014 dan 2014-2019. Namun, politikus Golkar tak berhasil memenangkan hati rakyat di dapilnya ketika Pileg 2019.

8. Haryo Budi Wibowo

Haryo Budi Wibowo yang mencoba peruntungan di Pileg 2019 gagal melaju ke Senayan menjadi anggota DPR periode 2019-2024. Politikus PKB ini gagal meyakinkan rakyat di dapil Jawa Tengah IV.

9. Pius Lustrilanang

Politikus Partai Gerindra ini gagal ke Senayan setelah tak maksimal mertaih suara di dapil Nusa Tenggara Timur 1. Padahal, sebelumnya Pius Lustrilanang menjabat anggota DPR sejak 2014.

10. Wilgo Zainar

Wilgo Zainar menjadi anggota DPR periode 2009-2014, kemudian kembali terpilih 2014-2019. Namun, ketika bertarung di Pileg 2019, raihan suaranya tak dapat menyaingi caleg lain di dapil Nusa Tenggara Barat 2.

11. Ferry Julianto

Politikus Partai Gerindra ini mencoba peruntungannya lagi di dapil Jawa Tengah IV dalam Pileg 2019 setelah dalam pesta demokrasi lima tahunan sebelumnya gagal di dapil Jawa Barat VIII. Belakangan Ferry mendaftarkan diri menjadi calon anggota BPK, tetapi berkasnya ditarik kembali. 

Baca juga: 

Berita terkait
0
Daftar 100 Universitas Terbaik Indonesia 2019
Kemenristekdikti telah mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2019. Lihat 100 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia