UNTUK INDONESIA
Warga Taput Nikmati Listrik Setelah 20 Tahun Menanti
Warga di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sangat senang menikmati listrik di rumah mereka setelah 20 tahun menunggu.
Jupri Simorangkir, 35 tahun di rumahnya, Jumat 24 Januari 2020. (Foto: Tagar/Jumpa P Manullang)

Tarutung - Warga Desa Lobu Hole, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sangat senang karena sudah menikmati penerangan listrik di rumah mereka. Dua puluh tahun lamanya mereka menunggu itu baru terwujud.

Jupri Simorangkir, 35 tahun, didampingi istri mengungkapkan, mereka bisa menikmati sambungan listrik itu setelah sebelumnya mengadu kepada salah seorang anggota DPRD Sumatera Utara saat kunjungan reses di desanya.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Manimpan Lumbantobing sudah mengkoordinasi keluhan kami kepada pihak PLN. Dia datang reses pada Desember 2019 lalu," kata Jupri, Jumat 24 Januari 2020.

Jupri mengatakan, mereka sebenarnya sudah kerap mengusulkan penyambungan listrik. Termasuk melalui beberapa agen yang sering menawarkan jasa penyambungan jaringan.

Selama ini kami pakai lampu teplok dan saat itu jarang mengerjakan PR

"Sudah berulangkali kami usulkan kepada sejumlah agen dan baru kali ini langsung berproses," katanya.

Pelajar taputKakak beradik Ricardo Simorangkir, 12 tahun dan Jiko Simorangkir, 14 tahun saat ditemui di Dusun Huta Dapdap, Desa Lobuhole, Siatas Barita, Taput, Jumat 24 Januari 2020. (Foto: Tagar/Jumpa P Manullang)

Disambangi secara terpisah, dua pelajar di dusun itu juga mengungkap rasa senang setelah terang benderang lampu neon di rumahnya.

Kakak adik, Ricardo Simorangkir, 12 tahun, pelajar SD Negeri 177029 Hutanamora Siatas Barita dan Jiko Simorangkir, 14 tahun, siswa SMP Negeri 3 Muara Siatas Barita.

"Selama ini kami pakai lampu teplok dan saat itu jarang mengerjakan PR, hari ini kami sangat senang," ungkap Ricardo, saat ditemui di rumahnya.

Selain penerangan listrik itu, kata mereka saat ini sudah bisa mengakses ragam tontonan di televisi.

"(Dulu) Kalau mau menonton televisi harus berjalan kaki ke rumah teman, tetapi sekarang kami sudah terhibur dengan televisi sendiri," timpal Jiko. []

Berita terkait
Jalan Lingkar di Taput Diberi Nama Jalan Ir Soekarno
Di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, akan dibangun jalan lingkar sepanjang dua kilometer.
Pembunuh Siswa SMK di Taput Diancam 20 Tahun Penjara
Terdakwa pembunuh pelajar SMK Swasta Karya Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, diancam hukuman 20 tahun.
Guru ASN di Taput Beristri Dua, Viral di Facebook
Seorang wanita di Kabupaten Tapanuli Utara menuliskan di media sosial, suaminya seorang ASN menikah lagi. Unggahan itu viral.
0
PSI Anggap Anies Baswedan Tak Peduli Banjir Jakarta
Anggota Fraksi PSI DKI Justin Adrian menganggap Gubernur Anies Baswedan merasa di atas angin karena lembaga survei. Setelah itu tak peduli banjir.