Warga Gunungkidul Ditemukan Meninggal di Sungai Oya

Warga Gunungkidul ditemukan meninggal di Sungai Oya. Korban hanyut sejauh 2,25 kilometer.
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban yang hanyut meninggal di Sungai Oya Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Gunungkidul – Walgiyem, warga Dusun Ngunut Jeruklegi, Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta yang dilaporkan pada Jumat, 6 November 2020 telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan hanyut di Sungai Oya.

Anggota Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupten Gunungkidul Sulis mengatakan, sebelumnya Waliyem dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat siang sekitar pukul 13.00 WIB. Hilangnya Waliyem disadari oleh pihak keluarga setelah tidak ada keberadaannya di kamar.

Baca Juga:

Dua anak Walgiyem, yakni Damijem dan Suparman berusaha mencarinya. Setelah ditelusuri ternyata ditemukan adanya jejak tongkat dan bekas kaki yang mengarah ke Sungai Oya. "Mengetahui adanya kemungkinan kepergian Walgiyem ke arah Sungai Oya dari jejak temuan bekas kaki, pihak keluarga meminta pertolongan kepada warga sekitar serta relawan untuk melakukan pencarian,” kata Sulis.

Korban ditemukan hanyut dengan jarak 2,25 kilometer dari lokasi ditemukannya jejak kaki yang diduga dari Walgiyem.

Laporan atau informasi atas hilangnya Walgiyem ini kemudian diterima juga oleh Kepala Seksi Operasi (Kasiops) SAR DIY Distrik Bantul, Bondan. Para anggota Tim SAR yang berada di Dlingo dan Imogiri, Kabupaten Bantul melakukan pantauan di sepanjang pinggir Sungai Oya.

Dengan adanya Tim SAR gabungan beserta relawan dan warga setempat dalam melakukan pencarian, pada pukul 15.37 WIB, Walgiyem ditemukan dengan kondisi hanyut di sungai. Walgiyem ditemukan di Dusun Kepuhsari, Kelurahan Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul dalam keadaan sudah tidak bernyawa. "Korban ditemukan hanyut dengan jarak 2,25 kilometer dari lokasi ditemukannya jejak kaki yang diduga dari Walgiyem,” jelas Sulis.

Baca Juga:

Setelah berhasil dievakusi oleh Tim SAR serta semua relawan dan warga yang membantu, jenazah Walgiyem kemudian dibawa ke rumah duka. Setelah proses pencarian dan evakusi selesai kemudian operasi SAR pencarian korban ditutup atau diberhentikan. Semua unsur yang terlibat, termasuk tim sar yang memantau dari pinggir Sungai Oya di Dlingo dan Imogiri dikembalikan ke satuannya masing-masing. []

Berita terkait
2 Remaja Banyumas Hanyut di Irigasi Serayu Ditemukan Tewas
Dua remaja Banyumas yang hanyut tenggelam di saluran irigasi Sungai Serayu Bendung Gerak, Kebasen, ditemukan meninggal dunia.
Pesta Miras, 2 Remaja Hanyut di Irigasi Serayu Banyumas
Dua remaja Banyumas jatuh dan tenggelam di saluran irigasi Bendung Gerak aliran Sungai Serayu. Keduanya tengah pesta miras dengan 2 rekannya.
Bocah Banjarnegara Hanyut di Serayu Ditemukan Meninggal
Dimas, bocah 8 tahun asal Banjarnegara yang hanyut di Sungai Serayu akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
0
Ketua DPRD: HJB ke-539 Momentum Kebangkitan Kabupaten Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan Hari Jadi Bogor yang ke-539 hendaknya menjadi momentum kebangkitan Kabupaten Bogor.