UNTUK INDONESIA
Wanita Cantik di Makassar Ditemukan Tewas
Sesosok mayat wanita cantik ditemukan meninggal dunia di kompleks Tamalanrea Indah Kota Makassar. Dari mulut wanita itu mengeluarkan darah.
Polisi saat mengamankan lokasi kejadian di Kompleks BTP Kota Makassar, Kamis 16 Januari 2020. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Makassar - Sesosok mayat wanita bernama Sriwahyuni, 25 tahun, ditemukan dalam kondisi tergeletak dan penuh darah diwajahnya di Kompleks BTP Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulsel, Kamis 16 Januari 2020, petang.

Mayat wanita cantik yang bekerja di salah satu perusahaan di kawasan Kima Makassar ini pertama kali ditemukan oleh salah seorang rekannya. Ia melihat korban tergeletak dengan mulutnya dipenuhi darah di lantai dua rumahnya yang terbilang mewah itu.

"Tadi didobrak pintunya karena terkunci. Jadi saat di lihat sudah tergeletak dan banyak darah juga berceceran di toilet dan juga didepan TV," jelas salah satu rekannya yang sempat ditemui di lokasi kejadian.

Dia menerangkan bahwa Sriwahyuni bekerja di salah satu perusahaan di kawasan Kima. Tapi hari ini, ia tidak masuk kerja sehingga membuat teman-temannya diperusahaan merasa curiga, apalagi Wahyuni merupakan karyawan yang rajin kerja.

Kerena curiga dan khawatir, sehingga teman-teman di perusahaan langsung berinisiatif sama-sama untuk melihatnya di rumahnya.

Tadi didobrak pintunya karena terkunci. Jadi saat di lihat sudah tergeletak dan banyak darah juga berceceran di toilet.

"Kemarin masukji kerja dan ini hariji tidak. Dan kita juga sempatji hubungi kontaknya dari tadi pagi sampai sore dan handphonenya aktifji juga. Jadi sewaktu kita disini semua, kembali dihubungi tapi tidak aktifmi jadi ada teman yang manjat dan mendobrak pintu dari lantai dua dan ditemukan korban sudah meninggal," jelasnya.

Terpisah, Bhabinkamtibmas Tamalanrea, Aiptu Amiruddin mengatakan bahwa ia pertama kali dihubungi oleh salah seorang petugas kebersihan bahwa ada penemuan mayat di kompleks BTP.

Sehingga ia pun berkoordinasi dengan petugas piket Polsek Tamalanrea agar ke lokasi untuk segera memberikan garis polisi di TKP.

"Saya disampaikan oleh Pak Romi, bilang ada penemuan mayat. Jadi saya juga langsung ke lokasi dan juga berkoordinasi dengan personel di kantor," jelasnya

Dia menerangkan, berdasarkan pemeriksaan awal, korban meninggal dunia dengan posisi tergeletak dan terlentang di atas kasur.

Korban yang mengenakan celana pendek dan baju kaos warna pink itu ditemukan ada lumuran darah pada mulutnya. Selain itu juga ditemukan darah berceceran di toilet.

"Ada darah dimulutnya dan di toilet. Dia ini terlentang di kasur depan pintu ruang keluarga," jelasnya.

Amiruddin membeberkan bahwa korban ini merupakan warga asal Kabupaten Luwu Timur dan di rumah mewah lantai dua ini, ia hanya tinggal berdua dengan keluarganya. Tapi, kebetulan keluarganya tersebut sedang tidak dirumah dan dikabarkan ke Sorowako.

"Duaki tinggal sebenarnya, tapi kebetulan ini keluarganya ke Sorowako," tutupnya.

Hingga saat ini, Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Biddokes Polda Sulsel telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) dan juga mengevakuasi mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. []

Berita terkait
Eks Wali Kota Makassar Jadi Saksi di PN Makassar
Mantan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto hadir sebagai saksi di sidang perkara dugaan korupsi pemotongan dana se kecamatan kota Makassar.
5.000 Pil Ekstasi Granat di Makassar Dikontrol Napi
penggungkapan 5.000 ekstasi di kota Makassar ternyata dikontrol oleh seorang narapidana lapas Bolangi Kabupaten Gowa Sulsel.
5.000 Pil Ekstasi Granat Gagal Beredar di Makassar
Personel Tim Elang Satuan Narkoba Polrestabes Makassar berhasil menggagalkan peredaran ribuan butir pill ekstasi jenis granat di Kota Makassar.
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.