UNTUK INDONESIA
Wanita Berkebaya Tangsel Bagikan Makanan untuk Ojol
Kaum hawa Kota Tangerang Selatan kompak memakai kebaya saat membagikan nasi untuk para ojek online (ojol).
Wanita Berkebaya Tangsel Bagikan Makanan untuk Ojol. (Foto: Tagar/Alfi)

Tangerang Selatan - Kaum hawa di Perumahan Sinar Pamulang, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan berkebaya saat membagikan nasi untuk para ojek online (ojol) yang terdampak akibat virus corona atau Covid-19.

Kartini sendiri kan sudah berjuang menyetarakan derajat wanita dengan laki-laki, jadi kita mengenakan atribut kebaya untuk menghormati.

Penggunaan kebaya ini sebagai bentuk peringatan Hari Kartini yang jatuh tepat pada 21 April. Kartini tercatat sebagai salah satu Pahlawan Kemerdekaan Nasional karena aktif memperjuangkan kesetaraan hak bagi kaum perempuan.

Pembagian makanan sembari berkebaya ini diperuntukan bagi ojek online, berasal dari Dapur Umum Covid-19 di Sinar Pamulang yang telah berdiri sejak 5 April 2020. Tujuannya, membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hari Kartini sering kali diidentikan dengan mengenakan busana kebaya untuk perempuan. Hal ini sama seperti R.A Kartini yang selalu tampak cantik dan menawan saat mengenakan busana kebaya pada adat Jawa.

Tak hanya pemudi saja yang berkebaya, tapi juga ibu-ibu warga Perumahan Sinar Pamulang tampak anggun mengenakan kebaya. Seperti Citra, 21 tahun, tampak anggun berkebaya saat memberikan makanan. Ia menjelaskan berkebaya salah satu cara memperingati Hari Kartini.

"Panitia dapur umum mengenakan kebaya karena sedang memperingati Hari Kartini. Kartini sendiri kan sudah berjuang menyetarakan derajat wanita dengan laki-laki, jadi kita mengenakan atribut kebaya untuk menghormati," ucap Citra kepada Tagar di Pamulang, Kota Tangsel, Selasa, 21 April 2020.

Sementara Nadira, 18 tahun, tak kalah anggun dari Citra yang juga mengenakan kebaya saat membagikan nasi bagi ojek online. Nadira mengatakan meskipun panas dan gerah, ia tetap ingin menghargai jasa Kartini.

"Sebenarnya sih kalau dibilang gerah, ya gerah. Cuma untuk menghargai juga dan dilihatnya juga bagus, nampak enak, jadi ya enggak apa-apa dan jadi lebih semangat membantu," ujar Nadira. []

Berita terkait
Tangsel Dapat Tambahan 13.284 KPM dari Kemensos
Kementerian Sosial (Kemensos) menambah jumlah penerima bantuan sosial program sembako sebanyak 13.284 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
PSBB Tangsel, Airin: Ikhtiar Bersama Lawan Covid-19
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan PSBB salah satu cara ikhtiar untuk bersama melawan Covid-19.
Benyamin Davnie Tinjau Check Point PSBB Tangsel
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie meninjau beberapa titik check point penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.