UNTUK INDONESIA
Wagub NTT Minta Forkopimda Tingkatkan Keharmonisan
Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi minta Forkopimda NTT untuk tetap menjalin relasi dan tetap bersinergi dalam pelayanan.
Wagub NTT, Yosef Nae Soi. (Foto: Tagar/Humas Pemprov NTT)

Kupang - Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) menghimbau unsur Forkopimda Provinsi NTT untuk tetap menjalin relasi yang positif dan tetap bersinergi serta mengutamakan keharmonisan dalam pelayanan terutama saat pandemi Covid-19 ini.

"Ide untuk bertemu dua minggu sekali sebenarnya  mengandung hal substansial. Ada ungkapan  populer yakni kemenangan hanya dapat dicapai oleh keharmonisan," kata Politisi Golkar itu di Kupang, Selasa 21 Juli 2020 malam.

Kita harus bekerja keras dan bekerja sama supaya NTT tidak tertinggal dari provinsi lainnya di Indonesia.

Pria asak Kabupaten Ngada itu menjelaskan, keharmonisan dapat dicapai kalau ada interaksi dan interrelasi di antara  setiap orang. Sinergi sangat dibutuhkan untuk kemajuan masyarakat.

Dikatakan Wagub JNS, kebersamaan ini dimulai dari laut karena Indonesia adalah salah satu negara maritim terbesar di dunia. Walaupun interaksi ini dilakukan secara informal dan santai, namun tujuannya untuk mendekatkan satu sama lain.

"Keserasian perasaan akan membawa kerja sama yang luar biasa. Mari lakukan kegiatan santai tapi dalam keharmonisan untuk bergandengan tangan membawa kesejahteraan bagi provinsi ini," ujar dia dalam keterangan pers yang diterima Tagar, Rabu 22 Juli 2020.

Mantan staf khusus Menteri Hukum dan HAM itu menegaskan, dulu kalau seseorang ditempatkan di NTT sama dengan dibuang. Namun sekarang NTT telah menjadi tempat yang nikmat tiada taranya.

"Kita harus bekerja keras dan bekerja sama supaya NTT tidak tertinggal dari provinsi lainnya di Indonesia. Tahun 2019, kita telah berhasil menekan angka stunting yang cukup tinggi sebesar delapan persen. IPM kita naik sedikit walaupun tidak signifikan. Ini semua karena kerja keras kita semua," ujar JNS. []

Berita terkait
Faktor Balita Mengalami Gizi Buruk di NTT
Berdasarkan data, jumlah anak Balita di Nusa Tenggara Timur yang mengalami gizi buruk berjumlah 21.850 anak.
5.426 Guru Manggarai Timur NTT Dapat Bantuan Masker
Sebayak 2.000 masker diberikan kepada guru di Manggarai Timur NTT. Tahap selanjutnya seluruh guru, 5.426 juga akan mendapat bantuan serupa.
Manggarai Timur NTT, Kawasan Karts Level Satu
Kabupaten Manggarai Timur NTT, berada di kategori karst level satu yaitu sporadis batu gamping. Namun sebagian warga NTT menolak Pabrik Tambang itu
0
IHSG Turun Tipis 0,09 Persen, 3 Saham Ini Dilego Asing
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis, 22 Oktober 2020 terkoreksi tipis 0,09 persen di posisi 5.091,82 poin.