Virus Corona Varian Delta Terdeteksi di Sri Lanka

Virus corona varian Delta yang pertama kali dideteksi di India telah muncul di negara tetangganya, Sri Lanka
Pemerintah Sri Lanka menutup sebuah pasar sayuran setelah terjadi lonjakan perebakan virus corona di Colombo, 16 Juni 2021 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Jakarta – Virus corona varian Delta yang pertama kali dideteksi di India telah muncul di negara tetangganya, Sri Lanka. “Ini hal terburuk yang dapat kami bayangkan pada masa seperti sekarang,” kata Dr Chandima Jeewandara, Direktur Unit Alergi, Imunitas dan Biologi Sel di Sri Jayewardenepura University, kepada surat kabar The Hindu.

Lebih lanjut Dr Jeewandara mengatakan, “Kami sudah menghadapi lonjakan kasus varian Alfa. Delta menimbulkan risiko yang lebih besar karena cakupan vaksin kami rendah, dan di antara mereka yang telah divaksinasi, mayoritasnya baru mendapat satu dosis.”

Menurut Johns Hopkins University Coronavirus Resource Center, Sri Lanka, negara berpenduduk sekitar 22 juta orang, mencatat lebih dari 233 ribu kasus Covid-19.

Di Korea Selatan, penundaan pengiriman vaksin Covid-19 telah mendorong pemerintah untuk menawari warganya dosis campuran. Mereka yang menerima vaksin AstraZeneca sebagai dosis pertama, kini ditawari vaksin Pfizer untuk dosis kedua.

sri lankaLetak geografis Sri Lanka (Foto: bbc.com)

Satu panel pakar kesehatan menyatakan mereka meyakini India kemungkinan besar akan mengalami lonjakan ketiga kasus virus corona pada bulan Oktober 2021. “Ini akan lebih terkendali” daripada lonjakan sebelumnya, kata Dr. Randeep Guleria, Direktur All India Institute of Medical Sciences, karena sebagian orang telah divaksinasi.

Pada hari Jumat, 18 Juni 2021, India melaporkan lebih dari 62 ribu kasus baru Covid-19 dalam kurun 24 jam terakhir. Negara itu juga melaporkan 1.587 kematian akibat Covid-19, angka terendah di negara itu dalam 60 hari terakhir.

Johns Hopkins Jumat, 18 Juni 2021, pagi menyatakan telah mencatat lebih dari 177 juta kasus Covid-19 di seluruh dunia. Amerika Serikat (AS) di peringkat pertama di dunia dalam jumlah kasus dengan 33,5 juta, diikuti oleh India dengan 29,8 juta dan Brasil dengan 17,7 juta. Jumlah kematian akibat penyakit itu di seluruh dunia kini telah melampaui 3,84 juta.

Johns Hopkins juga menyatakan secara keseluruhan 2,5 miliar dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan (uh/ab)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Riset: Corona Varian Delta Lebih Berbahaya, Ini Gejalanya
Studi Zoe Covid Symptom merilis virus Covid-19 varian Delta asal Inggris lebih berbahaya. Varian ini lebih cepat menular dari varian sebelumnya.
Varian Delta Menyebar Cepat Inggris Tunda Cabut Restriksi
Inggris telah menunda rencana untuk mencabut restriksi terkait Covid-19 yang tersisa di negara itu karena varian Delta menyebar dengan cepat
Varian Delta Bukan Faktor Tunggal Lonjakan Kasus Covid-19
Beberapa hari terakhir di sejumlah daerah di Indonesia terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 varian Delta, tapi ini bukan faktor tunggal
0
Virus Corona Varian Delta Terdeteksi di Sri Lanka
Virus corona varian Delta yang pertama kali dideteksi di India telah muncul di negara tetangganya, Sri Lanka