Jakarta - Harapan Barcelona meraih dobel gagal total. Valencia menghancurkan harapan Barca pada final Copa del Rey di Stadion Benito Villamarin, Minggu 26 Mei 219 dini hari WIB. Pada laga itu, Valencia menang 2-1. 

Sukses itu menjadikan Valencia merengkuh trofi untuk kali pertama sejak 2008. Valencia pun memenangi Copa del Rey untuk ke delapan kalinya.

Ini menjadi sukses kedua pelatih Marcelino setelah sebelumnya membawa Los Che masuk empat besar sehingga mereka bisa berlaga di Liga Champions. Ini juga menjadi trofi pertama dia bagi Valencia yang ditanganinya sejak 2017. 

Kapten Valencia Dani Parejo mengaku puas bisa membawa Valencia menjadi juara tepat di usianya ke-100 tahun. 

Valencia layak merayakan suka cita ini. Kami mencetak sejarah. Ini tahun penting kami karena kami merayakan 100 tahun klub

"Saya sangat bahagia karena ini sungguh luar biasa. Saya tak bisa berkata-kata lagi, ini memang luar biasa," kata Parejo. 

"Valencia layak merayakan suka cita ini. Kami mencetak sejarah. Ini tahun penting kami karena kami merayakan 100 tahun klub," lanjutnya. 

Sebaliknya, Barca gagal meraih gelar ganda. Setelah memenangi trofi La Liga Spanyol, Barca berharap bisa mengulangi sukses tahun lalu. Saat itu, Barca memenangi dua gelar meski gagal di Liga Champions. 

Kali ini, mereka tidak hanya gagal di Liga Champions tetapi juga Copa del Rey. Kegagalan itu menjadikan nasib pelatih Ernesto Valverde kembali dipertanyakan. Meski mendapat dukungan dari kapten Lionel Messi, namun kegagalan meraih dobel menjadi catatan kurang bagus bagi Valverde. Apalagi, Barca sudah tersingkir secara menyakitkan dua kali berturut-turut. 

Valencia Tak Bisa Dikalahkan

Di laga tersebut, Valencia menjadi momok bagi Barca yang sesungguhnya lebih diunggulkan. Bagaimana tidak, Valencia merupakan tim yang tak bisa dikalahkan pada dua laga di kompetisi domestik. 

Apalagi, Barca bermasalah saat berlaga di final karena tidak bisa tampil dengan kekuatan terbaik. Striker Luis Suarez, Ousmane Dembele dan kiper Marc-Andre ter Stegen tidak bisa dimainkan karena cedera. Pemain depan Philippe Countinho yang baru pulih dari cedera terpaksa diturunkan. Bahkan dia bermain selama 90 menit pertandingan. 

Tak bisa menurunkan skuat terbaik, Valencia pun mengungguli rivalnya. Diawali gol Kevin Gameiro yang tercipta di menit 21. Gol berawal dari Gabriel Paulista yang membawa bola dan kemudian menyodorkan kepada Jose Gaya. Dari Gaya yang melepaskan umpan silang dan disambut oleh Gameiro untuk menaklukkan kiper Jasper Cillessen. 

Valencia memperbesar keunggulannya saat Rodrigo mencetak gol menit 33. Memanfaatkan bola silang dari Carlos Soler, sundulannya menembus gawang Barca. 

Satu-satunya gol Barca dihasilkan sang bintang, Messi. Hanya gol yang tercipta di menit 73 itu gagal menyelamatkan Blaugrana. Gol hanya mengubah skor menjadi 2-1 untuk Valencia. Upaya Barca menambah gol untuk menyamakan kedudukan tak bisa tercapai. 

Bahkan Valencia nyaris menambah gol di injury time. Namun Goncalo Guedes gagal memanfaatkan peluang bagus itu. Skor akhir tetap 2-1. []

Baca juga