UNTUK INDONESIA
Undip Catat Sejarah di Honoris Causa Puan Maharani
Pemberian honoris causa ke Puan Maharani menyimpan cerita tersendiri bagi Undip Semarang. Apa itu?
Pemberian gelar doktor honoris causa dari Undip Semarang ke Ketua DPR RI Puan Maharani, Jumat, 14 Februari 2020. (Foto: Tagar/Sigit AF)

Semarang - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mencatatkan sejarah tersendiri di pemberian honoris causa ke Ketua DPR RI Puan Maharani. Baru pertama kali ini penganugerahan gelar doktor tanpa ujian disepakati secara bulat oleh anggota Senat Akademik. 

Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama mengungkapkan kedahsyatan proses pemberiaan penghargaan kepada mantan Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu. "Baru pertama kali dalam sejarah Undip, Senat Akademik Undip bersepakat bulat soal pemberian gelar doktor honoris causa tanpa perdebatan," kata dia, Jumat, 14 Februari 2020.

Yos mengatakan sosok Puan Maharani telah pantas menerima gelar kehormatan tersebut. Berbagai tindakan yang dilakukannya dalam mengambil kebijakan dinilai turut memajukan Indonesia.

"Hal ini tentu dilandasi kapasitas, kapabilitas, serta integritas yang dimiliki, sehingga diyakini mampu memikul amanah sebagai seorang doktor honoris causa," ujarnya.

Puan merupakan Doktor Honoris Causa ke 13 dari Undip sejak berdiri 63 tahun yang lalu. "Pemberian gelar ini tidak sembarang. Prosesnya saja memakan waktu sekitar dua tahun," ucap dia.

Puan dinobatkan mendapat gelar doktor kehormatan dalam bidang kebudayaan dan kebijakan pembangunan nasional. Dalam pidatonya, putri dari Megawati Soekarnoputri ini menyampaikan pentingnya kebudayaan sebagai landasan untuk membangun manusia Indonesia ber-Pancasila menuju era masyarakat 5.0.

Puan mengatakan, masyarakat 5.0 merupakan gambaran ideal sebuah masyarakat yang menjunjung tinggi harkat dan nilai-nilai kemanusiaan berbasis kemajuan teknologi. Dalam konteks ini, kata dia, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, tidak kalah lengkap dengan nilai-nilai kemanusiaan yang ingin dikembangkan dalam masyarakat 5.0 di negara-negara maju.

"Nilai-nilai Pancasila dapat digunakan sebagai modal dasar untuk membangun masyarakat Indonesia 5.0 dengan melengkapinya pada basis kemajuan teknologi super modern. Dan kebudayaan Indonesia harus dipandang, ditempatkan, dan difungsikan sebagai landasan untuk memanusiakan manusia Indonesia," ucapnya. []

Baca juga: 

Berita terkait
Puan Maharani Sesenggukan Terima Honoris Causa Undip
Undip menganugerahkan honoris causa ke Puan Maharani. Apa pertimbangan Undip?
Kata Puan Maharani Soal Suap KPU dan Harun Masiku
Puan Maharani meminta sejumlah pihak menunggu proses hukum yang sedang berjalan perihal dugaan kasus suap KPU yang melibatkan Harun Masiku.
Puan Maharani Respons Gibran Calon Wali Kota Solo
Ketua DPP PDIP Puan Maharani merespons Gibran Rakabuming Raka maju dalam pemilihan Wali Kota Solo lewat partainya.
0
Tes Swab Anggota DPRD Sumut Ini Negatif Covid-19
Anggota DPRD Sumatera Utara, Ebenejer Sitorus, menjadi pasien suspek Covid-19.