UNTUK INDONESIA
Twitter Ingin Kembangkan Layanan Berbayar
Oleh sebab itu, Twitter mempertimbangkan untuk mengembangkan layanan berbayar guna mengatasi kendala pendapatan.
Spanduk dengan logo Twitter di gedung Bursa Sahan New York jelang penawaran umum perdana (IPO) di New York, Kamis (7/11). (Foto: Antara/REUTERS/Lucas Jackson)

Jakarta - Laman TechCrunch melaporkan pendapatan Twitter dari iklan sebanyak 562 juta dolar Amerika Serikat (AS), turun sebesar 23 persen pada kuartal kedua tahun 2020 daripada periode yang sama pada tahun lalu. 

Oleh sebab itu, Twitter mempertimbangkan untuk mengembangkan layanan berbayar guna mengatasi kendala pendapatan tersebut. 

Dikutip dari Antara, Senin, 27 Juli 2020, Twitter menyatakan penurunan pendapatan akibat pandemi coronavirus Covid-19 dan pergolakan masyarakat sehingga pengiklan menunda kampanye mereka di platform mikroblog tersebut. Belanja iklan Twitter hanya di Amerika Serikat turun 25 persen. 

CEO Twitter Jack Dorsey, kepada para investor menyatakan mereka akan menguji coba layanan berlangganan. 

Di sisi lain, Dorsey merasa mendapat halangan yang cukup besar untuk mengenakan biaya layanan pada para pengguna mereka. 

Dorsey memiliki pilihan untuk membuat lini baru yang akan bersifat komplementer bagi bisnis periklanan platform tersebut. 

Rumor Twitter akan membaut lini berbayar mengemuka beberapa waktu lalu karena perusahaan membuka lowongan pekerjaan untuk platform berlangganan yang diberi kode "Gryphon".[]

Berita terkait
Tengku Zulkarnain Ustaz Hoaks Trending di Twitter
Tagar #TengkuZulUstadHoaks mendadak trending di Twitter setelah video ceramah Tengku Zul yang berisi diskriminasi budaya tersebar di media sosial.
Tifatul Sembiring Berkata Tidak Senonoh di Twitter
Tifatul Sembiring mengeluarkan kata-kata tidak senonoh saat tweet war dengan warganet terkait pernyataanya tentang "Klepon Islami".
Peretas Twitter Anak-anak Muda Terorganisasi
Ternyata mereka yang melakukan peretasan Twitter adalah sekelompok anak muda yang punya hubungan dengan negara atau kejahatan yang terorganisasi.
0
Twitter Ingin Kembangkan Layanan Berbayar
Oleh sebab itu, Twitter mempertimbangkan untuk mengembangkan layanan berbayar guna mengatasi kendala pendapatan.