UNTUK INDONESIA
Tujuh Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Hujan Tiba
Musim hujan telah tiba untuk itu penting menjaga kesehatan saat pergantian musim. Berikut Tagar bagikan tips agar terhindar dari penyakit.
Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Hujan Tiba. (Foto: Instagram/hafas_azhar)

Jakarta - Menjaga kesehatan saat pergantian musim panas ke penghujan harus dipersiapkan. Apalagi laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini potensi terjadinya hujan di beberapa wilayah di Indonesia.

Pergantian musim dari kemarau menjadi musim hujan memang umum terjadi di Indonesia ketika memasuki akhir tahun hingga awal tahun. Hujan yang terus menerus turun serta mengguyur dari pagi hingga malam hari membuat seakan tubuh dipaksa untuk beradaptasi.

Jika sulit beradaptasi dengan pergantian musim ini maka biasanya ada dampak yang ditimbulkan dan mengganggu kesehatan. Penyakit langgan ketika musim hujan seperti demam dan flu tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Maka dari itu, rasanya wajib untuk menjaga kesehatan agar tetap bugar dan terhindar dari berbagai macam penyakit yang timbul ketika pergantian musim.

Berikut Tagar rangkumkan beberapa tips untuk menjaga kesehatan ketika pergantian musim tiba.

1. Menjaga Tubuh agar Tetap Hangat

Biasanya ketika tubuh basah terkena air hujan sangat mudah terkena virus flu. Tubuh yang kedinginan terutama di daerah kaki membuat kondisi menjadi lebih rentan terkena penyakit.

Selain itu, ketika tubuh menjaga diri tetap hangat, dengan sendirinya akan membatasi aliran darah ke daerah kaki termasuk juga hidung.

Selain itu, kondisi hidung dingin menjadi tempat berkembangnya banyak virus. Dianjurkan, melindungi diri dengan memakai pakaian hangat ketika pergantian musim dan mengonsumsi makanan atau minuman hangat agar tubuh tidak kedinginan.

2. Mandi Air Hangat

Ketika terkena hujan, suhu tubuh akan ikut menurun dan rawan terkena penyakit.

Cara untuk mengatasinya dianjurkan untuk mandi dengan air hangat usai terjebak hujan, karena dapat meningkatkan suhu tubuh seperti semula.

Manfaatnya tidak hanya itu, tips ini juga bisa membantu menyingkirkan kuman dan melindungi tubuh dari infeksi. Jika tidak kuat mandi, disarankan setidaknya merendamkan kaki ke dalam air hangat juga sudah cukup.

3. Jaga Kebersihan Diri

Saat musim hujan tiba akan mengakibatkan kelembapan yang cukup tinggi, membaut kuman dan bakteri bekembang biak dengan mudah.

Cuaca yang dingin biasanya membuat orang menjadi malas membersihkan diri, hal ini yang bisa menyebabkan penyakit menjadi lebih mudah menyerang tubuh.

Cara yang lebih sederhana lagi yaitu rajinlah mencuci tangan. Karena biasa digunakan secara rutin, secara tidak sadar menjadi media paling umum untuk masuknya kuman dan bakteri ke dalam tubuh.

Untuk itu, mencuci tangan sangat dianjurkan sesering mungkin terutama saat ingin makan, sesudah dari toilet apalagi tempat ini merupakan sumber bakteri terbanyak.

Mencucinya tidak hanya dengan air, melainkan menggunakan sabun anti bakteri agar kuman yang bersarang di tangan bisa hilang.

4. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Musim hujan datang akan membuat lingkungan sekitar menjadi lebih kotor dan bahkan lembab. Terkadang timbul rasa malas untuk membersihkan, hal ini dapat membuat sarang penyakit. Belum lagi muncul sarang nyamuk demam berdarah.

Untuk itu membersihkan diri saja tidak cukup melainkan lingkungannya juga harus ikut dibersihkan. Tingkatkan rasa peduli sedikit dalam diri, setidaknya bersihkan daerah tempat tinggal atau lingkungan sendiri.

5. Perhatikan Asupan dan Pola Makan

Musim hujan membuat suhu menjadi lebih rendah, dan untuk menghangakan tubuh memerlukan banyak kalori. Untuk itu sangat penting menjaga pola makan ketika pergantian musim tiba.

Makanan yang dikonsumsi juga jangan sembarangan, cobalah melahap santapan yang bergizi khususnya berserat tinggi dan yang lebih penting lagi pastikan kebersihan bahannya tetap terjaga.

Jika belum cukup cobalah tambah dengan mengkonsumsi vitamin C, seperti dengan beli suplemen vitamin dan sebagainya karena diyakini dapat mempercepat pemulihan dari virus flu.

6. Penuhi cairan tubuh

Dalam pergantian musim biasanya cenderung mengkonsumsi cairan dalam jumlah yang lebih sedikit, hal ini diakibatkan suhu yang dingin sehingga jarang merasa haus.

Padahal hal tersebut terbilang cukup berbahaya, kekurangan cairan dalam tubuh bisa membuat dehidrasi.

Pasalnya gejala dehidrasi tidak selalu ditandai dengan rasa dahaga, jadi alangkah baiknya tetap menjaga untuk tetap minum air putih secukupnya.

Cairan dalam tubuh juga berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan, jika tidak terpenuhi proses ini akan menjadi kendala.

Pasokan cairan dalam tubuh juga dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Dianjurkan ketika suhu dingin untuk mengkonsumsi minuman hangat yang sehat seperti teh hangat, air jahe, dan lain-lain. Hal ini bisa dilakukan saat merasaa bosan meminum air putih terus-menerus.

7. Perhatikan Pola Tidur

Suhu udara yang dingin saat hujan datang biasanya mengundang rasa malas yang berlebih. Apalagi rasa kantuk, biasanya mengiringi ketika hujan turun, namun jangan memedulikan rasa ini, karena tidur dengan porsi yang berlebihan tidak dianjurkan untuk kesehatan.

Tidur yang berlebihan dapat membuat kondisi tubuh menurun dengan gejala menjadi lemas dan otot menjadi kaku. Untuk itu, sebaiknya mengambil porsi tidur di malam hari yang cukup agar sistem kekebalan tubuh bisa diperbaiki. Selain itu, sangat penting menjaga stamina untuk melakukan aktivitas esok hari. []

Berita terkait
Acroyoga Rahasia Kesehatan dan Kecantikan Sarwendah
Acroyoga menjadi rahasia kecantikan dan kesehatan artis Sarwendah untuk menjaga tubuhnya terlihat bugar.
Trik Menjaga Kesehatan Saat Liburan Akhir Tahun
Ketika berlibur sangat penting untuk menjaga kesehatan, masa iya saat sedang asik-asik malah sakit. Apalagi liburan tahun baru sudah di depan mata.
Lima Cara Sederhana Jaga Kesehatan Organ Pernapasan
Menjaga kesehatan organ pernapasan sudah mulai dipikirkan dan dilakukan agar tubuh tetap fit.
0
Dua Skenario Hadapi Krisis Corona Berdampak Ekonomi
Wabah virus corona membuat Indonesia menghadapi tekanan ekonomi karena ekspor dan impor terutama tujuan Tiongkok menurun.