UNTUK INDONESIA

Tiga Terduga Klitih Babak Belur di Bantul Yogyakarta

Tiga terduga klitih babak belur di sekitar Ketandan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Kejadian ini terekam video dan viral di media sosial.
Tiga terduga klitih babak belur usai ditangkap warga di Ketandan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Bantul - Di media sosial banyak beredar video dan foto tiga orang yang diduga pelaku klitih yang tertangkap warga di sekitar Ketandan, Kapanewon Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Video tersebut kejadiannya pada Minggu, 3 Januari 2021 dini hari. 

Tiga terduga pelaku kenakalan remaja di jalanan ini terlihat babak belur. Pihak kepolisian Polsek Banguntapan membenarkanya adanya insiden yang terekam dalam video tersebut.

Video yang memperlihatan ketiga orang yang terduga akan melakukan klitih ini viral di beberapa media sosial. Di twitter akun @upil_jaran67 mengunggah video yang memperlihatkan ketiga orang yang diamankan oleh warga dengan keadaan sudah babak belur. Dalam unggahan tersebut disertai dengan keterangan “Malamnya jogja indah banget ya bund, tapi banyak tikusnya”.

Baca Juga:

Unggahan yang mendapat 44 balasan serta disukai sebanyak 139 kali ini terdapat respon dari pengguna media sosial lainnya. Akun @ditalenirafia2 menyayangkan perilaku para anak muda tersebut dengan membalas.

Dia menulis, “Malem minggu do ajang golek perkoro..mumbengi yo grombolan nom2an do rombongan lewat ngarep omah do byayakan. wes negorone rep dadi opo ki nek cah enome tingkahe meresahkan (Malam minggu menjadi ajang mencari masalah. Tadi malam ada gerombolan anak muda lewat depan rumah ugal-ugalan. Negara mau jadi apa kalau generasi muda tingkahnya meresahkan.”

Benar, sekitar pukul 02.00 WIB, tiga orang diamankan oleh warga Ketandan dan dibawa ke polsek.

Selain itu ada pula akun dengan nama @tiasaf_ yang merasa takut dengan seringnya terjadi klitih di daerah Jogja dan sekitarnya. Akun @tiasaf_ membalas dengan kalimat, “Ya Allah iki sik nggawe aku wedi nek enek job jam 3 isuk, sering tak tolak mergo wedi aku meneh teko mbantul, denggung (imoji menangis). (Ya Allah ini yang bikin saya takut kalau ada pekerjaan jam tiga pagi. Sering saya tolak karena takut saya dari Bantul, Dengung).

Baca Juga:

Tidak hanya di Twitter saja, video ini juga viral di Facebook setelah akun Pak Heru mengunggah video ke grup Jogja Anti Kriminal. Dalam unggahnya tersebut akun Pak Heru memberikan keterangan “3/1/21, 02:15 wib..... area ketandan, gedongkuning”. Unggahan tersebut juga mendapatkan respons yang banyak dari pengguna Facebook lainnya.

Atas beredarnya video viral ini Kapolsek Banguntapan, Komisaris Polisi (Kompol) Zainal Suprianto membenarkan bahwa telah terjadi pengamanan terhadap tiga orang seperti dalan video yang beredar di media sosial. "Benar, sekitar pukul 02.00 WIB, tiga orang diamankan oleh warga Ketandan dan dibawa ke polsek,” jelas Kompol Zainal saat dihubungi wartawan pada Minggu, 3 Januari 2021," kata Kompol Zainal. []

Berita terkait
Ketua Konvoi Klitih Jembatan Progo Pernah Kasus di Jakarta
Ketua geng klitih konvoi di Jembatan Progo Yogyakarta, pernah punya kasus di Jakarta. Saat itu dilepaskan, kini dia terancam 10 tahun penjara.
Polisi Tangkap Konvoi Klitih Bawa Celurit di Jembatan Progo
Viral konvoi remaja klitih menyeret senjata tajam di jembatan penghubung Bantul - Kulon Progo. Mereka sudah ditangkap polisi.
Golok Sisir, Tren Senjata Tajam Pelaku Klitih Yogyakarta
Di kalangan pelaku klitih Yogyakarta, ada senjata tajam yang sedang tren, yakni golok sisir. Besi tajam modifikasi ini bentuknya mengerikan.
0
Tiga Terduga Klitih Babak Belur di Bantul Yogyakarta
Tiga terduga klitih babak belur di sekitar Ketandan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Kejadian ini terekam video dan viral di media sosial.