UNTUK INDONESIA

Terduga Teroris Makassar Saudara dengan Pelaku Bom di Filipina

Terduga teroris yang ditangkap di Makassar dan gowa ternyata saudara kandung dengan pelaku bom bunuh diri Gereja di Filipina
Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam saat diwawancarai di lokasi kejadian, Rabu 6 Januari 2020. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Makassar - 20 terduga teroris yang tergabung dengan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) ditangkap Densus 88 Mabes Polri dan Brimob Polda Sulsel di dua lokasi berbeda di Sulwesi Selatan. Mereka ternyata saudara kandung pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Jolo, Filipina tahun 2019 lalu, Ulfah Handayani Saleh.

Terduga teroris saudara kandung Ulfah ini, masing-masing, Mohammad Rizaldy Saleh, 46 tahun dan Zulfikar Saleh. Rizaldy ditangkap di rumahnya, Villa Mutiara, Cluster Biru, Jalan Boulevard, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Bhiringkanaya, Kota Makassar, Sulsel. Ia ditangkap bersama dengan istri, anak dan menantunya.

Saat dilakukan penangkapan, kedua pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dan senapan angin jenis PCP.

Sedangkan, Zulfikar berhasil ditangkap di rumahnya BTN Griya Surandar 3, Kelurahan Paccinongang, Somba Opu, Kabupaten Gowa. Selain Zulfikar, Densus 88 Mabes Polri juga mengamankan istri dan anak-anak Zulfikar yang masih dibawah umur.

Baca juga:

Dalam penegakan hukum ini, dua terduga teroris tewas ditembak yakni Mohammad Rizaldy Saleh dan menantunya, Sanjai Ajis.

"Saat dilakukan penangkapan, kedua pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dan senapan angin jenis PCP," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu 6 Januari 2021, kemarin.

Penegakan hukum yang dilakukan Densus 88 Mabes Polri di dua lokasi berbeda di Sulsel, dilakukan dalam waktu bersamaan, Rabu 6 Januari 2020, sekitar pukul 05.40 WITA.

Densus 88 Mabes Polri membagi dua team. Ada ke rumah Zulfikar di Gowa dan juga ke rumah Rizaldy dan Sanjai Ajiz di Villa Mutiara, Kota Makassar.

"Di Makassar ada 11 orang kami tangkap dan di Gowa sembilan orang. Mereka ini masih sekeluarga," lanjutnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Kumparan, Rizaldy dan Zulfikar merupakan adik kakak. Mereka juga saudara kandung dari suami istri pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Jolo, Filipina pada Januari 2019 lalu, yakni Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh.

Baca juga:

"Iya mas, ada hubungannya dengan itu (suami istri pelaku bom bunuh diri di Jolo Filipina," ucap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulfan secara terpisah, Kamis 7 Januari 2021.

Sebelumnya, Irjen Merdisyam mengatakan, 20 orang terduga teroris yang diamankan merupakan anggota dari Jemaah Ansharut Daulah (JAD), yang menyatakan bergabung dengan organisasi ISIS. Mereka ini, mulai dari suami, istri, menantu, saudara dan anak-anaknya.

"Telah dilakukan penindakan Densus 88 AT Polri terhadap jaringan kelompok teroris di perumahan Vila Mutiara Kota Makassar dan BTN Griya Surandar Gowa, sebanyak 20 orang. 2 diantaranya meninggal dunia karena melakukan perlawanan dengan inisial MR dan SA," jelasnya. []

Berita terkait
Dua Terduga Teroris di Makassar Ditembak Mati
Dua orang terduga teroris di Kota Makassar ditembak mati oleh Densus 88 Mabes Polri
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Makassar
Densus 88 Mabes Polri menangkap terduga teroris di Villa Mutiara Cluster Biru, Jalan Boulevard Kota Makassar.
Buronan Korupsi UNM Makassar Ditangkap di Jakarta
Tim Tabur Kejaksaan Agung bersama Kejati Sulsel menangkap buronan kasus korupsi pengadaan peralatan pendidikan di UNM.
0
Terduga Teroris Makassar Saudara dengan Pelaku Bom di Filipina
Terduga teroris yang ditangkap di Makassar dan gowa ternyata saudara kandung dengan pelaku bom bunuh diri Gereja di Filipina