Tangani Corona, Ibas Minta DPR Jangan Ikut Lockdown

Edhie Baskoro Yudhoyono meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar tidak ikut-ikutan Lockdown lantaran kian merebaknya penyebaran virus corona.
Anggota Komisi VI DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono di Hotel Kempinski, Jakarta. (Foto:Tagar/Fernandho)

Jakarta - Anggota Komisi VI Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, meminta agar  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak ikut-ikutan lockdown atau dikuncitara lantaran kian merebaknya penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Menurutnya, jika itu dilakukan maka aspirasi masyarakat luas tidak akan bisa dilaksanakan. Meskipun keselamatan dan kesehatan yang lebih utama, kata Ibas, namun harus tetap ada yang bekerja untuk kepentingan masyarakat.

"Tentu kita juga tidak ingin DPR lockdown. Kalau DPR lockdown, aspirasi tidak akan ada lagi. Kami berharap, walaupun kita akui ada faktor keselamatan, kesehatan dan nyawa yang nomor satu harus diutamakan. Warganya harus selamat dan sehat, tapi disisi lain harus ada juga yang mengerjakan kerja-kerja teknisnya," katanya di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020.

Ibas mengatakan, pihaknya bakal terus mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menuntaskan persoalan virus corona ini.

"Berikan solusi, layanan-layanan publiknya. Bagaimana menghadapi krisis ekonomi jangka pendek dan seterusnya. Kami serahkan sepenuhnya mendukung pemerintah untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih mampu mengelola permasalahan yang besar ini," ujarnya.

Ketua Fraksi Partai Demokrat ini menjelaskan, mereka akan membantu pemerintah untuk mencari solusi penanganan corona yang melanda Indonesia.

"Tidak salah ada 8 poin saya sampaikan selaku ketua fraksi untuk membantu mencari jawaban, serta meyakinkan kepada publik. ya kita harus bekerja bersama. Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat dan daerah, tetapi semua warga dan juga internasional leader," ucapnya.

Dia juga mengaku tidak ingin persoalan corona ini menjadi penghambat bagi roda pemerintahan. Meskipun virus asal Wuhan, China, tersebut menghampiri seluruh dunia.

"Saya tidak ingin Corona ini menjadi ganjalan bagi roda pemerintahan, walaupun kita tahu virus Covid-19 ini sudah menghantam dunia. Hari ini semuanya terkendala, indeks saham turun, perdagangan terganggu, ekonomi diberbagai negara juga mengalami kesulitan," ucap Ibas.

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Tegas Soal Social Distancing

Partai Demokrat kata dia, tidak hanya bertugas untuk mengkritisi pemerintahan. Akan tetapi turut memberikan saran dan masukan.

"Kami sudah sampaikan di forum-forum langsung di Indonesia. Kami tidak hanya mengingatkan pemerintah, tetapi memberikan solusi," kata Edhie Baskoro Yudhoyono.

Berita terkait
Pasien Positif Corona di Indonesia Bertambah Jadi 134
Pemerintah memastikan terjadi penambahan jumlah total pasien positif corona di Indonesia menjadi sebanyak 134 orang.
Soal Corona, Sandy PAS Band Minta Orang Sadar Diri
Penabuh drum kelompok musik PAS Band, Sandy Andarusman, meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk sadar diri terkait virus corona.
Iwan Fals Doakan Jokowi Kuat Hadapi isu Virus Corona
Iwan Fals mendoakan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin agar tetap kuat menghadapi berbagai masalah di Indonesia termasuk virus corona.
0
Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila, Jokowi Pakai Pakaian Adat Kalsel
Presiden Jokowi memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Selasa 1 Juni 2021 dengan mengenakan pakaian adat dari Tanah Bumbu Kalsel.