Tahun Baru, Lawang Sewu Semarang Tetap Buka untuk Wisatawan

Museum Lawang Sewu Semarang tetap buka pelayanan selama Natal dan Tahun Baru. Bangunan bersejarah ini tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.
Museum Lawang Sewu Semarang tetap buka di masa libur Tahun Baru. Penerapan protokol kesehatan diberlakukan ketat. (Foto: Tagar/Istimewa)

Semarang - Geliat pariwisata di masa libur Natal dan Tahun Baru di Kota Semarang, Jawa Tengah, berjalan seperti biasa. Museum Lawang Sewu misalnya, tetap membuka diri bagi kunjungan wisata. Protokol kesehatan menjadi hal yang wajib dipatuhi para wisatawan di masa pandemi ini.   

Direktur Utama PT KA Pariwisata Totok Suryono menyampaikan bahwa di libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Museum Lawang Sewu Semarang tetap operasional seperti biasa. Ia menegaskan pelayanan wisata bangunan bersejarah yang berlokasi di kawasan Tugu Muda ini konsisten menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah. 

"Yakni dengan mewajibkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) serta pola hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi Para pengunjung Museum Lawang Sewu selama Masa Liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021," beber dia dalam keterangan pers yang diterima Tagar, Selasa, 29 Desember 2020. 

Penersapan protokol kesehatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan. 

Di masa libur panjang Natal dan Tahun Baru ini, kami mengajak masyarakat untuk datang dan berlibur ke Museum Lawang Sewu, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M.

Terkait hal itu, Museum Lawang Sewu telah dilengkapi dengan sistem pembayaran tiket cashless dengan memanfaatkan aplikasi yang telah tersedia. Juga electronic gate (E-Gate) di area boardingnya sehingga akses pengunjung ke museum menjadi lebih praktis, aman dan nyaman tanpa adanya sentuhan dengan petugas maupun perangkat fisik yg ada di area tersebut.

Totok menambahkan, sepanjang masa akhir tahun ini, Lawang Sewu menampilkan kegiatan UMKM mulai 19 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021. Kegiatan diikuti tujuh peserta UMKM dari industri kreatif dan usaha kuliner. 

"Kegiatan UMKM tersebut dilakukan sebagai bagian dari kontribusi Museum Lawang Sewu dalam upaya mendorong bangkitnya para pengusaha kecil dan menengah dan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional," kata dia. 

Humas PT KA Pariwisata Ilud Siregar menambahkan selama long weekend Natal mulai 23 sampai 27 Desember 2020, jumlah pengunjung Lawang Sewu cenderung meningkat. Total jumlah pengunjung selama limatersebut mencapai 11.997 pengunjung, terdiri dari 10.234 wisatawan dewasa dan 1.763 anak-anak.

"Di masa libur panjang Natal dan Tahun Baru ini, kami mengajak masyarakat untuk datang dan berlibur ke Museum Lawang Sewu, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M," tutup Ilud. 

 Baca juga: 

Diketahui, Gubernur Jawa Ganjar Pranowo telah menginstruksikan kepala daerah di wilayahnya untuk melakukan pembatasan kegiatan di tempat wisata dan pusat perbelanjaan modern selama libur Natal dan Tahun Baru. Kebijakan ini ditindaklanjuti oleh sejumah daerah, seperti di Kudus, dengan menutup tempat wisata. 

Sedikit berbeda, Pemkot Semarang membolehkan aktivitas wisata dan usaha di wilayahnya operasional seperti biasa. Namun tetap dengan penerapan protokol kesehatan ketat. []

Berita terkait
KAI Wisata Gelar Pameran UMKM di Lawang Sewu Semarang
PT KAI Wisata menggelar pameran UMKM di Lawang Sewu Semarang. 39 stan pamerkan ragam produk UMKM.
Wisatawan Padati Lawang Sewu dan Kota Lama Semarang
Libur long weekend pekan ini mampu menggeliatkan pariwisata Kota Semarang. Lawang Sewu dan Kota Lama dipadati wisatawan.
Wisata Lawang Sewu Semarang Dibuka untuk Umum
Museum Lawang Sewu Semarang telah dibuka untuk umum. Tahap awal hanya menerima kunjungan 3.000 orang atau separuh kunjungan sebelum pandemi.
0
Empat Kali Berturut-turut! Pemprov DKI Pertahankan Opini WTP
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil mempertahankan Opini WTP dari BPK RI selama empat kali berturut-turut di tengah pandemi yang belum usai.