Pangkep - Adalah Halwiah seorang perempuan bercerai dari Anwar kemudian menikah dengan Muhammadong Halim. Rumah Halwiah dan Anwar mantan suaminya terbilang berdekatan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan atau Pangkep.

Halwiah bekerja di pasar malam Lapangan Kampung Mangkaca, Kabupaten Pangkep. Ia menjual barang-barang campuran di antaranya baskom, ember, sikat. 

Anwar alias Nua (38) juga bekerja di pasar malam yang sama sebagai petugas keamanan.

Muhammadong Halim (49) tidak bekerja di pasar malam. Namun pada Jumat malam 19 April 2019, ia dan dua anaknya, Akmal (19) dan Ahmad (20) sedang berada di pasar malam, membantu Halwiah.

Pada malam itu Halwiah dengan perasaan kesal mendekati Anwar, mengadukan barang dagangannya banyak yang hilang.

Rumah pelaku dan korban (letaknya) berdekatan dan masih ada hubungan keluarga. Pelaku adalah suami dari mantan istri korban, sehingga diduga bahwa keduanya adalah rival.

Kemudian Muhammadong bersama Akmal dan Ahmad mendatangi Anwar, meminta Anwar untuk tidak menggubris kekesalan Halwiah. 

Entah bagaimana, Anwar emosi, memutuskan pulang ke rumah, mengambil sebilah parang dan kembali ke pasar.

Pembunuhan di PangkepKeluarga Anwar histeris di rumah sakit di Kabupaten Pangkep, mendapati kenyataan Anwar meninggal dengan cara dibunuh suami mantan istrinya. (Foto: Humas Polda/Tagar/Aan Febriansyah)

Anwar mengarahkan parangnya pada Muhammadong, tapi dicegah Akmal dan Ahmad. Detik berikutnya Muhammadong merebut parang dari tangan Anwar.

Muhammadong menebaskan parang berulang kali pada Anwar hingga Anwar kehilangan nyawa.

Mengetahui Anwar telah tewas, Muhammadong pulang ke rumah untuk menenangkan diri. 

Tragedi suami, mantan suami dan sebilah parang di pasar malam itu berdasarkan keterangan Kapolsek Segeri Iptu Sumarto kepada Tagar News, Sabtu 20 April 2019.

"Rumah pelaku dan korban (letaknya) berdekatan dan masih ada hubungan keluarga. Pelaku adalah suami dari mantan istri korban, sehingga diduga bahwa keduanya adalah rival," ujar Sumarto.

Sumarto menyebut, pembunuhan tersebut terjadi setelah adanya kesalahpahaman dan emosi yang meluap dari sang korban setelah Halwiah membuat pengaduan padanya.

"Sebagai langkah antisipasi, pelaku saat ini ditahan di Mapolres Pangkep, sementara rumah keluarga korban ditingkatkan patroli keamanan," jelas Sumarto. []