Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui

Laddering adalah strategi membagi dana ke beberapa deposito dengan tenor yang berbeda agar pencairan dana lebih fleksibel.
Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui. (Foto: Tagar/Dok ist)

TAGAR.id, Jakarta - Laddering adalah strategi membagi dana ke beberapa deposito dengan tenor yang berbeda agar pencairan dana lebih fleksibel. Cara ini sering digunakan oleh orang yang ingin menyimpan dana dalam deposito, tetapi tetap memiliki akses terhadap sebagian dana secara berkala.

Meski cukup populer dalam perencanaan keuangan, masih banyak orang yang belum mengenal laddering technique adalah salah satu cara mengatur penempatan deposito sesuai kebutuhan jangka pendek maupun menengah.

Lalu, bagaimana cara kerja strategi ini?

Laddering Adalah Apa?

Secara sederhana, laddering adalah metode membagi dana ke dalam beberapa deposito dengan jangka waktu atau tenor yang berbeda.

Tujuannya bukan untuk mengejar keuntungan yang lebih tinggi, melainkan membantu mengatur jadwal pencairan dana agar tidak seluruhnya jatuh tempo di waktu yang sama.

Strategi ini dapat menjadi pilihan bagi orang yang memiliki beberapa rencana keuangan dalam periode yang berbeda.

Bagaimana Cara Kerja Laddering?

Misalnya, kamu memiliki dana sebesar Rp40 juta.

Daripada menempatkan seluruh dana dalam satu deposito dengan tenor 12 bulan, dana tersebut bisa dibagi menjadi beberapa bagian.

Contohnya:

  • Deposito Rp10 juta dengan tenor 3 bulan.
  • Deposito Rp10 juta dengan tenor 6 bulan.
  • Deposito Rp10 juta dengan tenor 9 bulan.
  • Deposito Rp10 juta dengan tenor 12 bulan.

Saat deposito tenor 3 bulan jatuh tempo, kamu memiliki beberapa pilihan, seperti menggunakan dana tersebut sesuai kebutuhan atau menempatkannya kembali ke deposito sesuai rencana keuangan.

Cara ini membuat jadwal pencairan dana menjadi lebih bertahap.

Kenapa Banyak Orang Menggunakan Strategi Laddering?

Ada beberapa alasan mengapa strategi ini cukup dikenal dalam perencanaan keuangan.

1. Jadwal Pencairan Lebih Fleksibel

Seluruh dana tidak terkunci dalam satu waktu jatuh tempo.

Setiap beberapa bulan, ada deposito yang selesai sesuai tenor yang dipilih.

2. Memudahkan Menyesuaikan Kebutuhan Keuangan

Setiap orang memiliki tujuan keuangan yang berbeda.

Misalnya:

  • Dana liburan enam bulan lagi.
  • Dana renovasi rumah tahun depan.
  • Dana pendidikan yang dibutuhkan secara bertahap.

Laddering membantu menyusun penempatan dana sesuai rencana tersebut.

3. Membantu Mengelola Dana Secara Bertahap

Saat salah satu deposito jatuh tempo, kamu memiliki kesempatan untuk mengevaluasi kembali kebutuhan keuangan.

Kalau dana belum diperlukan, kamu bisa mempertimbangkan untuk menempatkannya kembali pada deposito dengan tenor yang sesuai.

Apakah Laddering Cocok untuk Semua Orang?

Belum tentu. Strategi ini umumnya lebih sesuai bagi orang yang:

  • Sudah memiliki dana darurat.
  • Memiliki dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat.
  • Ingin menyusun beberapa target keuangan dengan jadwal yang berbeda.

Kalau dana masih berpotensi digunakan sewaktu-waktu, sebaiknya pastikan kebutuhan likuiditas tetap terpenuhi sebelum menempatkannya pada deposito.

Cara Memulai Strategi Laddering

Kalau ingin mencoba strategi ini, kamu bisa mengikuti langkah sederhana berikut.

  • Tentukan total dana yang ingin disimpan.
  • Buat daftar tujuan keuangan beserta perkiraan waktunya.
  • Bagi dana ke beberapa nominal sesuai kebutuhan.
  • Pilih tenor yang sesuai dengan rencana penggunaan dana.
  • Evaluasi kembali setiap kali ada deposito yang jatuh tempo.

Tidak ada jumlah maupun tenor yang wajib digunakan. Strategi laddering dapat disesuaikan dengan kondisi dan tujuan keuangan masing-masing.

Berita terkait
5 Tips Dapat Bunga Tinggi dari Investasi Deposito
Investasi ini banyak diminati masyarakat, karena dapat meningkatkan keuntungan secara berjangka.
Tips Deposito Berjangka dan Perbandingan pada 4 Bank Indonesia
Deposito adalah jenis investasi dengan risiko yang rendah dan investor mendapat suku bunga hingga 4,5 persen per tahun.
Risiko Berinvestasi Deposito yang Perlu Anda Ketahui
Meskipun singkat, dana deposito hanya bisa ditarik pada tanggal jatuh tempo.