UNTUK INDONESIA
Sterling, Sang Mantan yang Diwaspadai Liverpool
Liverpool mewaspadai sang mantan, Raheem Sterling, yang kini menjadi pilar lini depan Manchester City. Kedua tim berduel di Anfield, malam ini.
Striker Manchestr City Raheem Sterling yang pernah membela Liverpool menjadi ancaman mantan klubya dalam duel Liga Premier Inggris di Stadion Anfield, Minggu 10 November 2019 malam. (Foto: standard.co.uk)

Jakarta - Liverpool mewaspadai sang mantan, Raheem Sterling yang kini menjadi pilar lini depan Manchester City. Bahkan manajer Liverpool Juergen Klopp menginstruksikan pemain untuk mematikan Sterling dalam duel Liga Premier Inggris di Stadion Anfield, Minggu 10 November 2019 malam WIB. 

Sterling tengah mencapai performa terbaik. Torehan 13 gol dan tiga assists di berbagai kompetisi musim ini menjadi bukti bila Sterling menjadi pemain City yang paling diwaspadai Klopp dalam big match ini. 

Duel itu memang bukan penentu juara liga. Namun bila salah satu tim memenangkan pertandingan ini, maka mereka bakal sangat diuntungkan. Liverpool yang menduduki puncak klasemen dengan poin 31 bakal melebarkan jarak poin. Tidak hanya dengan Manchester City tetapi juga dua rivalnya, Leicester City dan Chelsea. 

Dia (Sterling) merupakan ancaman besar. Dia memang makin berkembang dan terus berkembang. Ini hal bagus bagi City dan Inggris

Ya, kemenangan 2-0 Leicester atas Arsenal menjadikan mereka kembali ke peringkat dua dengan poin 26. Sama dengan Chelsea yang menghajar Crystal Palace juga dengan skor 2-0. Kemenangan yang diraih Leicester dan Chelsea menjadikan peringkat City melorot. Kini, mereka turun ke posisi empat dengan poin 25. 

Bila The Citizens yang memenangkan duel di Anfield, maka mereka bakal kembali naik ke peringkat dua. Lebih dari itu, City kian menunjukkan sebagai rival berat dengan membayangi Liverpool. Pasalnya, jarak poin kedua tim pun merapat menjadi tiga bila pasukan Pep Guardiola yang menang. 

Dan, Sterling akan menjadi mesin gol yang diandalkan Guardiola untuk membongkar pertahanan The Reds. Penyerang tim nasional Inggris ini pernah empat musim berkostum merah sebelum pindah ke Manchester untuk memperkuat The Sky Blue sejak 2015. 

Klopp menilai Sterling kian berkembang baik di tim nasional Inggris maupun klub. Menurut manajer asal Jerman ini, Sterling benar-benar menjadi ancaman pertahanan The Kop.

"Dia (Sterling) merupakan ancaman besar. Dia memang makin berkembang dan terus berkembang. Ini hal bagus bagi City dan Inggris," kata Klopp kepada Sport Review.

"Pagi sebelumnya, saya sempat menyaksikan penampilan dia saat masih menjadi pemain Liverpool dan mencetak gol ke gawang City. Itu salah satu gol yang bagus dari dia," ucapnya.

Sterling dipuji Klopp sebagai pemain bertalenta di Inggris. Menurut eks platih Borussia Dortmund ini, Sterling bakal menjadi problem bagi Liverpool dalam laga di Anfield. 

"Jelas, dia pemain paling bertalenta saat ini. Pesepak bola yang fantastis. Dia bakal menjadi ancaman. Persoalannya tidak hanya dia yang menjadi ancaman. Ini tentu menjadi problem bagi kami," ucap Klopp. 

Musim lalu, Liverpool bersaing ketat dengan City memperebutkan gelar juara. Bahkan kepastian gelar baru diketahui di laga terakhir. Saat itu, City yang keluar sebagai pemenang. 

Kali ini, Liverpool tidak hanya bersaing dengan juara bertahan. Leicester dan Chelsea turut memanaskan persaingan. []

Berita terkait
Liverpool Vs Man City Jadi Laga Terbesar di Inggris
Akankah Liverpool bisa menjauh dari Manchester City atau sebaliknya, laga tanggal 11 November 2019 diharapkan jadi laga terbesar di Inggris
Tak Pikirkan City, Liverpool Fokus di Liga Champions
Liverpool menjalani dua laga krusial dalam satu pekan menghadapi Genk di Liga Champions dan kemudian menjamu Manchester City di Liga Premier.
Akankah Manchester City Bisa Lolos ke Babak 16 Besar
Laga Manchester City Vs Atlanta di San Siro Milan dini hari, 7 November 2019, WIB, penting bagi City karena kemenangan loloskan City ke 16 besar
0
Stok Gas LPG 3 Kilogram Tersisa 6,5 Juta Tabung di Sumbar
Stok gas LPG ukuran tiga kilogram di Sumatera Barat (Sumbar) tersisa 6,5 juta tabung hingga akhir tahun 2020.