UNTUK INDONESIA
Sri Mulyani: Infrastruktur Dibangun Meski Covid-19
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pembangunan infrastruktur dalam negeri, ibarat pedang dengan dua mata sisi.
Suasana proyek revitalisasi wisata air, zona selebrasi Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 23 Agustus 2020. Proyek Kalimalang zona selebrasi telah mencapai 15 persen dan masih menunggu pembangunan tol Becakayu (Bekasi,Cawang, Kampung Melayu) seksi 2A. (Foto: Antara/Fakhri Hermansyah)

Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pembangunan infrastruktur dalam negeri ibarat pedang dengan dua mata sisi. Di tengah pandemi Covid-19, pembangunan infrastruktur kata dia bakal memunculkan sisi permintaan dan produktivitas.

Pertumbuhan ekonomi pasti akan memunculkan permintaan terhadap infrastruktur atau infrastruktur juga bisa mendukung pertumbuhan ekonomi," tutur Sri Mulyani seperti dikutip Tagar dalam keterangan resmi, Minggu, 30 Agustus 2020.

Belajar Gunakan Handy TalkySeorang guru memberikan pelajaran jarak jauh kepada siswa menggunakan radio "handy talky" (HT) di SD Negeri Mojo, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Senin, 24 Agustus 2020. Pihak sekolah memberikan fasilitas radio "handy talky" (HT) kepada siswa untuk mendukung sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena sebagian siswa tidak memiliki perangkat ponsel atau laptop yang didukung jaringan internet. (Foto: Antara/Mohammad Ayudha)

Maka, pembangunan infrastruktur kata dia tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah. 

“Jadi, infrastruktur tetap akan menjadi arah yang luar biasa penting bagi kita untuk bisa menangani pemulihan ekonomi dan sekaligus meningkatkan produktivitas untuk jangka panjang," ujarnya.

Pemerintah pun menurutnya tidak melulu membangun infrastruktur seperti jalan tol ataupun irigasi saja. Tapi membangun Internet Content Provider (ICP). Pasalnya, ICP dinilai sangat vital setelah mobilitas fisik berganti menjadi mobilitas digital di masa pandemi Covid-19.

Karena itu, menurut dia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, Presiden Joko Widodo menyampaikan ICP merupakan backbone yang harus diberikan tambahan untuk anggarannya.

"Sama seperti rasio elektrifikasi, sekarang adalah rasio konektivitas dari sisi digital atau internet," ucapnya. []

Berita terkait
PUPR Luncurkan Pameran Virtual Infrastruktur
Kementerian PUPR meluncurkan pameran virtual infrastruktur Digital Expo 75 Tahun PUPR Sigap Membangun Negeri.
Menteri Basuki: Genjot Belanja Infrastruktur PUPR
Menteri Basuki mengatakan, memasuki kuartal ketiga 2020, belanja infrastruktur PUPR akan terus digenjot.
Jokowi Perkuat Infrastruktur Digital dari RAPBN 2021
Jokowi menilai situasi pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa ketersediaan dan berfungsinya infrastruktur digital menjadi sangat penting dan strategis.
0
Bukan Corona, Ternyata Nyamuk Pembunuh Nomor 1 Dunia
Pakar IPB, Prof Upik Kesumawati Hadi menyebut masyarakat harus mewaspadai nyamuk, karena merupakan pembunuh nomor satu di dunia.