Jakarta - Pertarungan di kualifikasi EURO 2020 memperebutkan posisi puncak klasemen Grup F. Hanya, Spanyol yang menduduki peringkat pertama di klasemen sementara lebih diunggulkan saat menjamu Swedia di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa 11 Juni 2019 dini hari WIB. 

Spanyol bersaing ketat dengan Swedia yang menduduki peringkat dua. Saat ini, Spanyol yang meraih poin maksimal dari tiga laga kualifikasi unggul dua poin dari Swedia. Bila memenangkan laga di kandang Spanyol, maka Swedia yang mengambil alih posisi puncak. 

Seperti dikutip Sport Mole Spanyol menunjukkan performa terbaik meski selalu meraih kemenangan di tiga pertandingan pertama. Apalagi, La Roja hanya menghadapi lawan-lawan ringan seperti Norwegia dan Malta. Terakhir, mereka menang 4-1 atas Kep. Faroe. 

Padahal saat berlaga di penyisihan grup UEFA Nations League, Spanyol harus bersaing ketat dengan Inggris dan Kroasia. Saat menghadapi Inggris di kandang sendiri yang merupakan laga krusial bagi kedua tim, Spanyol kalah 2-3. Mereka kembali terpuruk saat ditaklukkan Kroasia dengan skor sama. Kekalahan beruntun itu menjadikan Spanyol gagal lolos ke semifinal. 

Performa yang kurang stabil dari Spanyol yang harus diwaspadai pelatih Luis Enrique. Apalagi mereka menghadapi lawan tangguh, Swedia. 

Enrique bakal mengubah komposisi pemain dengan menurunkan mereka yang sebelumnya dibangkucadangkan. Bek Daniel Carvajal dan Jordi Alba serta gelandang bertahan Sergi Busquets kembali menjadi starter di laga tersebut. 

Enrique mempertahankan skema 4-3-3 dengan kiper Kepa Arrizabalaga menjadi pilihan pertama. Namun tidak menutup kemungkinan David de Gea yang akan menggantikan Kepa. Pasalnya De Gea merupakan kiper pertama Spanyol. 

Di barisan pertahanan, Carvajal menempati posisi bek kanan dan Alba di kiri. Kapten Sergio Ramos kembali berduet dengan Mario Hermoso sebagai bek tengah.

Di tengah, Enrique memiliki tiga gelandang terbaik, Sergi Roberto, Busquets dan Isco. Sedangkan di depan ada Alvaro Morata yang akan ditopang Marco Asensio dan Aspas. Dengan kembalinya Asensio, maka Santi Cazorla akan duduk di bangku cadangan. 

Bukan Lawan Berat

Swedia memang bukan lawan berat bagi Spanyol. Namun mereka tetap diperhitungkan bisa menghalangi laju Spanyol. Apalagi Swedia memiliki rekor bagus karena tak terkalahkan di tujuh pertandingan terakhir. Mereka juga berhasil promosi ke Liga A atau kasta tertinggi di Nations League setelah tampil sebagai juara Grup 2.

Pelatih Swedia Janne Andersson menyadari tak mudah menghadapi Spanyol. Dirinya pun menyiapkan skema 4-5-1 untuk meredam agresivitas tuan rumah

Tak ada perubahan pada komposisi pemain. Andersson mungkin menyiapkan gelandang Sebastian Larsson yang pernah bermain di Liga Premier Inggris. Bila Larsson menjadi pilihan pertama, dia menggantikan Robin Quaison. 

Di lini belakang, kuartet Mikael Lustig, Pontus Jansson, Filip Helander, dan Ludwig Augustinsson tetap menjadi pilihan pertama. Mereka membentengi gawang yang dikawal kiper Robin Olsen. 

Di tengah, Andersson menurunkan Viktor Claesson yang selalu mencetak gol di tiga pertandingan terakhir. Dia bermain di sayap kanan. Sedangkan di kiri ada Emil Forsberg.

Gelandang Kristoffer Olsson akan bermain di tengah bersama Albin Ekdal dan Larsson. Sedangkan di depan, Marcus Berg akan menjadi ujung tombak tunggal. Berg merupakan satu satu pemain senior yang menjadi harapan Swedia. 

Swedia berharap memberi perlawanan kepada Spanyol. Hanya, mereka tak diunggulkan bisa meraih poin di kandang Spanyol. Bursa nge-voor Swedia satu setengah (1 1/2) yang berarti Spanyol diprediksi bisa menang minimal dua gol. 

Meski Spanyol belum mencapai performa terbaik, namun mereka diyakini bisa mengatasi Swedia. Meski demikian, Swedia tetap berpeluang menghadirkan kejutan. 

Prakiraan Susunan Pemain

Spanyol (4-3-3): Arrizabalaga-Carvajal, Ramos, Hermoso, Alba; Roberto, Busquets, Isco; Aspas, Morata, Asensio

Swedia (4-5-1): Olsen-Lustig, Jansson, Helander, Augustinsson; Claesson, Olsson, Ekdal, Larsson, Forsberg; Berg

Bursa
Spanyol 
vs Swedia 0:1 1/2 (tips Spanyol) []

Baca juga: