UNTUK INDONESIA
Soal Pandemi, RD: PT LIB Siapkan Protokol Liga 1
PT LIB sudah menjawab kekhawatiran Polri terkait pandemi Covid-19 sehingga tak dikeluarkannya izin. Pelatih Darmawan Darmawan pun mengapresiasinya.
Pelatih Madura United Darmawan Darmawan mengapresiasi kesiapan PT LIB dalam menyelenggarakan kompetisi di tengah pandemi Covid-19. PT LIB menyiapkan protokol dan semua yang terlibat di sepak bola harus disiplin menjalankannya. (Foto: Tagar/Instagram/maduraunited.fc)

Yogyakarta - PT Liga Indonesia Baru (LIB) sesungguhnya sudah menjawab kekhawatiran Polri terkait pandemi Covid-19 yang menjadi alasan tak mengeluarkan izin keramaian sehingga kompetisi Liga 1 dan Liga 2 tak bisa digelar. Pelatih Madura United Rahmad Darmawan pun mengapresiasi langkah PT LIB dalam menyiapkan protokol kesehatan. 

Sisi kemanusiaan tetap menjadi perhatian utama setiap stake holder sepak bola. Mereka yang terlibat di sepak bola pasti sudah menata dan mengatur sedemikian rupa bagaimana pertandingan bisa dilaksanakan di tengah pandemi.  

Pelatih Rahmad menilai PT LIB sudah melakukan persiapan dan mengantisipasi saat menggelar Liga 1 maupun Liga 2 di tengah pandemi. Apalagi, operator liga akan menerapkannya secara ketat di kompetisi. 

Menurut RD, sapaannya, yang terpenting adalah kedisiplinan menjalankan protokol. Adanya regulasi kesehatan bila tidak dilaksanakan tentu tidak akan bermanfaat dan memberi hasil positif. 

"Protokol kesehatan sudah sangat baik. Persoalannya bagaimana kita menjalankan protokol dengan disiplin yang tinggi," kata Rahmad saat berbicara dalam Webinar bertemakan 'Sepak bola, Antara Bisnis dan Kemanusiaan', yang diselenggarakan Jurnalis Olahraga Yogyakarta (JOY), akhir pekan lalu. 

"Laga juga digelar tanpa penonton dan Swab Test yang dilakukan secara berkala setiap tiap 14 hari menjadi bukti ketatnya penerapan protokol kesehatan di kompetisi," ujar RD.

Purnawirawan TNI Angkatan Laut dari korps Marinir ini berharap segera mendapatkan kepastian kapan dilangsungkan. Menurut dia semua klub menyatakan harapan sama. Dari hasil Extraordinary Club Meeting yang digelar di Yogyakarta, semua klub sepakat melanjutkan liga. 

Bahkan, Rahmad, menilai sepak bola bisa membantu menguatkan imunitas seseorang karena memberi kebahagiaan dan kesenangan. Dengan imunitas yang menguat, mereka bisa menangkal virus, termasuk corona.    

"Bila kesehatan bagus bisa menekan pandemi. Kalau semua di lingkungan bahagia, termasuk kebahagiaan itu datang dari profesi sepak bola dengan berkompetisi, maka imunitas bisa diperoleh," kata eks pelatih tim nasional ini.

Baca juga: 

Menjawab Kegalauan Klub Soal Nasib Liga 1 dan Liga 2

PSIS Semarang Yakin Liga 1 Bergulir Usai Pilkada

Klub masih menunggu kapan PT LIB memberikan jadwal kompetisi. Hanya, penantian itu memang masih tak pasti setelah Polri bersikukuh tak mengeluarkan izin keramaian. Situasi itu memang agak menyulitkan pelatih. 

"Dengan kondisi yang tidak pasti seperti saat ini, pelatih berpikir keras tentang periodisasi latihan. Bagaimana pula kami memodifikasi latihan. Namun yang pasti sangat tidak mudah menjaga mentalitas pemain agar tetap on fire," kata RD lagi. []

Berita terkait
Pelatih Madura United Sarankan Liga 1 Mulai 2021
Pelatih Madura United Rahmad Darmawan menyarankan agar Liga 1 mulai digulirkan pada 2021. Kompetisi sebaiknya tak dipaksakan digelar tahun ini.
3 Tantangan Besar PSSI di Bawah Komando Iwan Bule
Komisaris Jenderal Polisi (purn) Mochamad Iriawan menanggung beban berat saat didaulat sebagai Ketua Umum PSSI. Ada 3 tantangan besar PSSI.
Izin Polri Soal Liga 1, PSS Sleman: Berharap Turun Mukjizat
Kompetisi Liga 1 2020 menunggu izin kepolisian untuk bisa digelar kembali. PSS Sleman berharap ada mukjizat agar izin keramaian bisa diturunkan.
0
Airlangga: Zona Merah Dapat Prioritas Vaksin Covid-19
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Pemerintah akan memprioritaskan pemberian vaksin untuk masyarakat di daerah berstatus zona merah.