UNTUK INDONESIA
Skenario PSG Gaet Kiper Man United Secara Gratis
Paris Saint Germain berharap bisa mendapatkan kiper Manchester United David de Gea secara gratis di tahun depan.
Paris Saint Germain mengincar kiper Manchester United David de Gea dan ingin mendapatkannya secara gratis. (Foto: dailymail.co.uk)

Jakarta - Manchester United terancam kehilangan kiper David de Gea. Repotnya Man United bakal tak mendapatkan uang sepeser pun bila De Gea hengkang. Pasalnya, Paris Saint Germain merancang skenario mendapatkan kiper tim nasional Spanyol ini secara gratis.

PSG memanfaatkan situasi rumit yang dihadapi Man United. Rencana klub Liga Premier Inggris ini untuk memperpanjang kontrak De Gea terkendala dengan permintaan gaji sang pemain. Ya, kiper berusia 28 ini meminta gaji 400 ribu poundsterling atau Rp 7,3 miliar setiap pekan.

Ini tentu gaji yang tinggi di saat Man United mengalami penurunan. Apalagi, klub bakal memotong gaji pemain sebesar 25% setelah gagal lolos ke Liga Champions.

Persoalannya bila gagal mencapai kesepakatan, Man United bisa kehilangan De Gea. Pasalnya kontrak dia sudah selesai pada akhir kompetisi 2020. Ini berarti pada Januari di tahun itu, De Gea bebas melakukan negosiasi dengan klub mana pun. 

Dan, Man United bakal tidak mendapatkan sepeser pun bila sang pemain sudah menandatangani prakontrak dengan klub lain. Bila bergabung dengan PSG, klub Ligue 1 ini akan mendapatkan De Gea secara gratis.

Ini yang menjadi skenario PSG agar tak mengeluarkan dana besar. Bukan karena apa, PSG keberatan dengan harga yang dipatok Man United untuk De Gea, yaitu sebesar 60 juta poundsterling atau Rp 1,1 triliun. PSG tak ingin menabrak aturan Financial Fair Play (FFP) dengan jor-joran membeli pemain.

PSG sendiri memiliki kiper veteran Gianluigi Buffon dan Alphonse Areola. Hanya PSG sudah tak bisa mengandalkan Buffon untuk berkompetisi di Eropa.

Hanya skenario mendapatkan De Gea secara gratis tetap beresiko tinggi. Pasalnya bisa saja klub-klub lain juga mengincar salah satu kiper terbaik dunia ini secara gratis. Bila sudah bebas transfer, klub-klub bakal berlomba memberikan gaji yang sangat besar untuk menarik minat pemain. []

Baca juga: 

Berita terkait
0
Pengamat Sebut Kebijakan Susi Langgar Regulasi
Menteri Kelautan dan Perikanan Eddy Prabowo diminta tidak melanjutkan kebijakan penenggelaman kapal karena melanggar banyak regulasi.