UNTUK INDONESIA
Sejumlah Rumah Warga Pesisir Selatan Rusak Dihantam Longsor
Sejumlah rumah warga Pesisir Selatan rusak berat dihantam banjir disertai longsor.
Sejumlah titik kawasan banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan. (Foto: Tagar/Istimewa)

Pesisir Selatan - Sejumlah rumah warga di Kabupaten Pesisir Selatan rusak berat usai dihantam air dan material longsor. Bahkan, satu di antaranya tidak bisa ditempati.

Saya langsung menggendong anak dan lari ke luar rumah. Perabotan tidak ada yang bisa diselamatkan.

Irwanto, 30 tahun, warga kawasan Bukit Pulai, Kampung Teluk Betung, Nagari IV Koto Hilir, Kecamatan Batang Kapas, mengatakan rumah yang ia huni bersama orang tua dan anak-anaknya itu hancur dihantam derasnya aliran air dan material longsor tanah hingga bebatuan.

"Itu rumah satu-satunya. Semalam kami terpaksa tidur di luar. Orang tua dan anak yang baru berusia 2 tahun mengungsi ke rumah keluarga," katanya, Kamis, 24 September 2020.

Peristiwa nahas itu terjadi Rabu, 23 September 2020 sekitar pukul 17.00 WIB sore. Sejak pukul 14.00 WIB siang, curah hujan memang cukup tinggi. Dia dan 8 anggota keluarga lainnya tengah berada di dalam rumah dan tidak pernah membayangkan terjadinya longsor tersebut.

Asik bercerita bersama anak dan istri, tiba-tiba Irwanto mendengar suara bergemuruh sangat keras dari arah bukit. Suara yang tak biasa ia dengar sebelumnya, meski curah hujan sangat tinggi.

Begitu pintu rumah dibuka, dengan serta merta aliran air yang disertai tanah dan batu dari puncak bukit langsung menghantam kediamannya. Sebagian besar badan rumah hancur dihantam material longsor.

"Saya langsung menggendong anak dan lari ke luar rumah. Perabotan tidak ada yang bisa diselamatkan," katanya.

Irwanto berharap solusi dari pemerintah daerah, sehingga dirinya bisa berkumpul lagi bersama keluarga. Sebagian dari anggota keluarga kini mengungsi ke rumah kerabat terdekat dari lokasi kejadian. "Kepala kampung sudah datang dan sudah mendata," katanya.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hasnul Karim membenarkan adanya sejumlah rumah warga yang rusak akibat longsor dan banjir yang terjadi pada Rabu, 23 September 2020.

Selain di Nagari Teluk Betung, kejadian serupa juga terjadi di Kenagarian Painan Timur. Satu unit rumah warga di kawasan Perumahan Nasional Bukit Batu Gajah juga hancur tertimpa material longsor bukit. Sebagian besar dari bangunannya rusak berat.

"Di Nagari Siguntur Kecamatan Koto XI Tarusan dan di Nagari Bunga Pasang Kecamatan IV Jurai juga ada. Kami akan terus pantau perkembangannya," katanya.

Saat ini, pihaknya telah melakukan evakuasi di beberapa titik seperti di perumahan nelayan Nagari Painan Selatan. Kemudian, bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk membersihkan badan jalan yang tertutup material longsor dan pohon tumbang. []


Berita terkait
Kapolres Minta Calon Bupati Pessel Patuhi Maklumat Kapolri
Kapolres Pesisir Selatan meminta semua calon bupati dan wakil bupati mematuhi maklumat Kapolri tentang pencegahan penyebaran corona.
Drainase Buruk, Ibu Kota Pesisir Selatan Dikepung Banjir
Pusat pemerintahan Kabupaten Pesisir Selatan dikepung banjir. Diduga dipicu karena buruknya drainase.
Kematian Pasien Positif Corona di Pesisir Selatan Bertambah
Angka kematian warga Pesisir Selatan karena terpapar corona bertambah lagi.
0
Keluarga Kurang Yakin Motif Pembunuhan Wartawan Sulbar
Keluarga mengaku kurang yakin motif pembunuhan salah satu wartawan di Mamuju Tengah (Mateng), hanya karena menganggu perempuan