Sedia Kocek US$ 7,8 Miliar Pertamina Bakal Bor Sumur

PT Pertamina Tbk. (Persero) menargetkan peningkatan pengeboran menjadi 411 sumur pada 2020. Catatan ini naik 17 persen dari 2019.
Sejumlah karyawan PT Pertamina bersiap melakukan menyedotan minyak di Dermaga Terminal BBM Baubau saat simulasi tumpah minyak, Baubau, Sulawesi Tenggara, Senin, 30 Desember 2019. (Foto: Antara/Jojon)

Jakarta - PT Pertamina Tbk. (Persero) menargetkan peningkatan pengeboran menjadi 411 sumur pada 2020. Jumlah tersebut naik sekitar 17 persen dibandingkan periode yang sama 2019 dengan 351 sumur. 

Mengutip keterangan dari laman resmi Pertamina, perusahaan migas pelat merah itu secara total membidik pertumbuhan investasi hingga 84 persen untuk tahun bisnis 2020.

Saat ini, Pertamina melakukan merupakan survei seismik terbesar di kawasan Asia Pasifik

Baca juga: 44 Warga Papua Jadi Pegawai Baru Pertamina

Direktur Utama Pertamina Nicke Widwayati mengatakan perseroan mengalokasikan dana investasi tak kurang dari US$ 7,8 miliar guna merealisasikan upaya strategis tersebut. 

Postur biaya di atas melonjak signifikan dibandingkan 2019 yang tercatat hanya sebesar US$ 4,2 miliar.

“Investasi terbesar berada di sektor hulu dengan US$ 3,7 miliar, agar Pertamina bisa terus meningkatkan produksi migas dalam rangka menuju target 1 juta barel,” ucap dia dalam diskusi dengan Pemimpin Redaksi Media Nasional di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2020.

Menurut Nicke, rencana ekspansi ini merupakan wujud nyata perseroan dalam mendukung pemerintah untuk mencapai target produksi minyak nasional sebanyak 1 juta barel per hari.

Nantinya, kata dia, sumur minyak nasional bakal berkontribusi sekitar 65 persen dari total keseluruhan yang ada. Sementara sisanya, akan dipenuhi dari minyak impor yang diolah di dalam negeri.

Adapun untuk rencana jangka panjang, kontribusi terbesar yang diharapkan pada 2030 berasal dari Enhanced Oil Recovery atau EOR (36 persen dari total volume produksi) dan transformasi resources to production di lapangan-lapangan migas besar (36 persen dari total volume produksi).

“Perlu terobosan dalam sisi komersial, regulasi, dan teknologi untuk merealisasikan target pencapaian produksi tersebut,” ujar Nicke.

Dia berujar, Pertamina akan terus meningkatkan produk migas secara bertahap. Pada 2020 produksi migas ditargetkan sebesar 923 MBOEPD (Milion Barrel Oil of Equivalent Per Day), naik dibandingkan dengan target 2019 yang sebesar 906 MBOEPD.

Baca juga: Dugaan Mark down, Produksi Pertamina EP Terus Jeblok

“Pertamina harus terus bekerja keras untuk bisa menahan natural decline rate dan sekaligus meningkatkan produksi migas, mengingat sumur yang dikelola sudah mature. Dengan pengalaman yang panjang serta pemanfaatan teknologi mutakhir, Pertamina optimis bisa terus mengelola lapangan migas dengan optimal,” katanya.

Dia menegaskan Pertamina berupaya lebih agresif dalam mencari dan menemukan tambahan cadangan migas melalui survei seismik.

“Periode 2020 total luasan survey seismik 2D termasuk 2D open area mencapai lebih dari 31.000 km, meningkat 500 persen dari tahun lalu. Sedangkan untuk seismik 3D mencapai lebih dari 1.000 km persegi, meningkat hingga 55 persen dibanding tahun sebelumnya. Saat ini, Pertamina melakukan merupakan survei seismik terbesar di kawasan Asia Pasifik,” tutur Nicke.

Dia mangatakan peningkatan produksi juga akan dilakukan Pertamina pada energi baru terbarukan, terutama panas bumi dengan target 4.635 GWH, naik sebesar 9 persen dibanding prognosa 2019 yang tercatat 4.271 GWH. []

Berita terkait
Sandiaga Uno Support Ahok Jadi Komisaris Pertamina
Sandiaga Uno sebagai lawan Ahok dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 memberikan support dan apresiasi atas kinerja di Pertamina.
Ahok Akui Transparansi di Pertamina Tak Semua Dibuka
Komut PT Pertamina Tbk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi Live Streaming Rapat Pertamina yang disiarkan melalui media sosial.
Telkom Indonesia dan Pertamina Disentil Wamen Budi
Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin menyentil dua perseroan pelat merah Telkom Indonesia dan Pertamina yang pendapatannya mendatar.
0
Dugaan Penipuan Jumlah Tes Covid-19 di Jerman
Dugaan penipuan jumlah tes Covid-19 di Jerman meningkat, otoritas keseharan Jerman membahas mekanisme kontrol jumlah tes