UNTUK INDONESIA
Satu Remaja Tewas Setelah Jembatan Roboh
Seorang gadis berusia 15 tahun tewas dan sejumlah orang lainnya dikabarkan hilang setelah sebuah jembatan ambruk.
Ilustrasi - jembatan ambruk. (Foto: Antara)

Jakarta -  Seorang gadis berusia 15 tahun tewas dan sejumlah orang lainnya dikabarkan hilang setelah sebuah jembatan di Prancis barat daya ambles ke dalam sungai, Senin, 18 November 2019. Demikian laporan layanan darurat setempat, dikutip dari Antara.

Jembatan gantung sepanjang 150 meter di Mirepoix-sur-Tarn, dekat Toulouse, ambruk saat sebuah truk, mobil dan van sedang melintas. Jembatan itu dibatasi untuk kendaraan bermuatan 19 ton.

Stasiun televisi setempat menayangkan sebuah mobil tenggelam di sungai, dengan lampu belakang dan bumpernya di atas permukaan. Ibu dari remaja itu merupakan satu dari tiga korban yang berhasil diselamatkan dari sungai, katanya.

Pejabat polisi setempat Etienne Guyot menyebutkan jumlah total korban tewas belum diketahui.

"Kemungkinan beberapa orang hilang dan kami belum dapat memastikan berapa banyaknya," kata Guyot kepada awak media.

"Prioritas kami saat ini menemukan mereka yang hilang," katanya lagi.

Dewan setempat mengatakan kepada Reuters, jembatan itu diperiksa setiap enam tahun sekali dan tidak menunjukkan tanda-tanda kelemahan struktural pada pemeriksaan terakhir tahun 2017.

Tahun lalu, para senator telah meminta dana tambahan untuk pemeriksaan dan perbaikan jembatan di seluruh Prancis setelah ambruknya jalan tol di Genoa Italia, yang menelan 43 korban jiwa. []

Berita terkait
Polisi Hong Kong Serbu Demonstran Pakai Gas Air Mata
Polisi Hong Kong menyerbu ke arah demonstran dengan menembakkan gas air mata saat mereka berusaha menyelamatkan diri.
Evo Morales Minta PBB Tengahi Krisis Bolivia
Evo Morales meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Paus Fransiskus untuk menengahi krisis politik di negaranya.
Presiden Venezuela Kecam Kudeta Bolivia
Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengecam kudeta Bolivia.
0
Ada Luweng di Bawah Kelok 18 JJLS Bantul-Gunungkidul
Ada kemungkinan di bawah kelok 18 JJLS ada luweng atau sungai bawah tanah. Perlu uji geolistrik untuk memastikan tingkat keamanannya.