UNTUK INDONESIA
Satgas Antimafia Bola Optimalkan Upaya Pencegahan
Satuan Petugas Antimafia Bola Jilid 3 mengoptimalkan upaya pencegahan dalam menangani kasus pengaturan skor di Liga 1 dan Liga 2.
Satgas Antimafia Bola kembali bertugas memantau dan mengawasi pertandingan Liga 1 dan Liga 2020 untuk mencegah pengaturan skor. Sebuah ilustrasi pertandingan Liga 1 di musim sebelumnya. (Foto: psm makassar)

Jakarta - Satuan Petugas Antimafia Bola Jilid 3 mengoptimalkan upaya pencegahan dalam menangani kasus pengaturan skor dan match fixing sepak bola. Upaya preventif lebih dikedepankan dalam pengawasan dan pemantauan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. 

Kepala Satgas Antimafia Bola Polri, Brigadir Jenderal Hendro Pandowo menuturkan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Ini terkait pencegahan pengaturan skor dan match fixing dalam sebuah pertandingan sepak bola

Tak hanya itu, Satgas Antimafia Bola juga berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora), manajer dan klub liga. Menurut dia pihaknya tak hanya menjalin kerja sama dengan PSSI.

Jadi Satgas Antimafia Bola jilid 3 sudah diberlakukan. Surat perintah sudah ditandatangani oleh Kapolri dan diberlakukan selama kurang lebih 6 bulan

"Harus kami perkuat untuk monitoring dan pengawasan. Kami mpaikan bahwa satgas wilayah sudah dibentuk. Kami tidak segan melakukan tindakan preventif," ujar Hendro.

"Kami sampaikan ada 18 tersangka yang ditangkap di musim lalu. Semua dalam proses peradilan. Artinya, jangan sampai jilid 3 ini ada kejadian seperti itu. Kami lebih kedepankan tindakan preventif," ucapnya.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola Jilid 3 resmi bertugas. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Kapolri Jenderal Idham Azis telah menandatangani surat perintah penyidikan agar Satgas bisa bekerja.

"Jadi Satgas Antimafia Bola jilid 3 sudah diberlakukan. Surat perintah sudah ditandatangani oleh Kapolri dan diberlakukan selama kurang lebih 6 bulan," kata Yusri, Selasa, 4 Februari 2020.

Satgas tersebut resmi bertugas sejak 1 Februari 2020. Mereka akan kembali mempelajari kasus yang pernah dibongkar sebelumnya serta untuk mencegah terjadinya match fixing atau pengaturan skor di Liga Indonesia.

Satgas Antimafia Bola pernah menangkap pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono atas kasus dugaan pengaturan skor pada Maret, 2019. Sejumlah tokoh juga ikut ditangkap dan dijatuhi hukuman. 

Namun Satgas Antimafia Bola tidak berhenti di situ. Kompetisi musim ini juga berada dalam pantauan dan pengawasan. Liga 1 musim akan digulirkan pada 29 Februari 2020. Sedangkan Liga 2 dilaksanakan di awal Maret. []

Berita terkait
Tak Ingin Ricuh Suporter, Ini yang Dilakukan PSSI
PSSI dan Polri meramu strategi menangani laga tim dengan suporter yang memiliki rivalitas tinggi sehingga tidak ada lagi rusuh suporter.
PSSI dan Polri Janji Bersihkan Liga dari Mafia Bola
PSSI dan Kepolisian Republik Indonesia bertekad membersihkan mafia dan sejenisnya dari liga yang akan bergulir 29 Februari 2020.
Satgas Antimafia Bola Tidak Takuti Klub dan Wasit
Satuan Petugas Antimafia Bola tidak hendak menakuti-nakuti klub atau wasit saat memantau pertandingan Liga 1 maupun Liga 2 musim 2020.
0
Rintihan Ibu-ibu Tapteng yang Tak Kebagian Sembako
Diduga bantuan sembako untuk penanganan dampak Covid-2019 dari Pemkab Tapanuli Tengah tidak merata, puluhan ibu-ibu mendatangi kantor lurah.