Untuk Indonesia
Romagnoli Sesali Kekalahan Milan di Milan Derby
Kapten AC Milan Alessio Romagnoli menyesali kekalahan saat Milan Derby dan hasil imbang melawan Parma.
Kapten AC Milan Alessio Romagnoli menyesali kekalahan tim di Milan Derby dan imbang melawan Parma. Hasil itu mempengaruhi posisi Milan di klasemen akhir Serie A Italia. (Foto: calcioweb.eu)

Jakarta - Ada dua hasil pertandingan AC Milan yang disesali kapten Alessio Romagnoli. Kekalahan dari Inter Milan dan hasil imbang melawan Parma ternyata mempengaruhi posisi Milan dan Inter di klasemen akhir Serie A Italia. 

Milan selalu kalah di Milan Derby musim ini. Setelah kalah 0-1 saat bertindak sebagai tim tamu, Milan kembali gagal menang di laga kedua Derby della Madonnina. Bermain di kandang sendiri, Milan dipaksa menyerah 2-3. 

Laga melawan Parma juga menjadi penentu Milan. Di laga yang digelar di kandang Parma di Ennio Tardini, 20 April 2019, Milan unggul lebih dulu. Namun tiga menit menjelang laga berakhir, Bruno Alves membobol gawang Rossoneri. Skor berubah menjadi 1-1. 

Kehilangan banyak poin di pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan menjadikan Milan gagal bersaing dengan Inter dan Atalanta di perebutan posisi empat besar. Mengantongi 68 poin saat mengakhiri kompetisi, Milan hanya terpaut satu poin dengan Atalanta yang menduduki peringkat tiga dan Inter yang berada di posisi empat. 

Kami kehilangan banyak poin di perjalanan kompetisi. Kami membuang poin di pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan. Bila diminta memilih, saya ingin melakukan laga ulang di derby dan saat tandang melawan Parma

Padahal di laga terakhir, Milan menang 3-2 atas Empoli. Namun Atalanta dan Inter juga meraih kemenangan. 

"Kami sudah melakukan bagian kami dan memenangkan pertandingan. Tetapi itu masih belum cukup. Jadi saya minta maaf," kata Rogmanoli. 

"Kami kehilangan banyak poin di perjalanan kompetisi. Kami membuang poin di pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan. Bila diminta memilih, saya ingin melakukan laga ulang di derby dan saat tandang melawan Parma," ujarnya. 

Milan menjalani momen terburuk di bulan Maret dan April kompetisi. Di periode itu, Milan hanya meraih satu poin dari tujuh laga. Setelah kalah dari Inter, mereka juga kehilangan tiga poin saat menghadapi Sampdoria, Juventus, dan Torino. 

Milan akhirnya meraih satu poin setelah bermain imbang melawan Parma. Hasil buruk itu menjadikan Milan terlempar dari empat besar. Mereka pun sulit memperbaiki peringkat dan akhirnya gagal ke Liga Champions. Musim depan, Milan hanya berkompetisi di Liga Europa. []

Baca juga: 

Berita terkait
0
Sandiaga Uno Diisukan Kembali ke Gerindra
Mantan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno diisukan akan kembali masuk ke Partai Gerindra. Ini kata Sandiaga Uno