UNTUK INDONESIA
Risiko Akibat Minum Kopi Sebelum Konsumsi Makanan
Banyak orang minum kopi sebelum makan atau perut dalam keadaan kosong. Berikut risiko yang ditimbulkan akibat minum kopi sebelum makan.
Ilustrasi Kopi. (Foto: Pixabay/fancycrave1)

Jakarta - Banyak orang minum kopi sebelum mengonsumsi makanan atau perut masih dalam keadaan kosong. Kebiasaan ini sangat membahayakan dan berisiko pada penyakit. 

"Minum kopi saat perut kosong ternyata tidak dianjurkan karena dapat berdampak pada beberapa masalah kesehatan dan menjadi malapetaka bagi sistem pencernaan Anda," kata dr. Fransisca Halim melalui channel YouTube Halosehat, seperti yang dikutip Tagar, Selasa, 8 September 2020.

kafein yang terdapat di dalam kopi dapat meningkatkan risiko jantung koroner.

Menurut dia, minum kopi ketika perut masih kosong dan belum terisi makanan bisa meningkatkan asam lambung. Kelebihan asam lambung ini, ternyata berdampak pada masalah kesehatan, seperti sakit maag, gangguan pencernaan, hingga merusak lapisan lambung. "Naiknya asam lambung ini akan menyebabkan kegelisahan itu muncul," ucap dr. Fransisca.

Bila Anda mengonsumsi kopi dalam keadaan perut kosong juga bisa menimbulkan dehidrasi. Dehidrasi sendiri nyatanya memiliki hubungan dengan penyakit jantung koroner. "Ternyata kafein yang terdapat di dalam kopi dapat meningkatkan risiko jantung koroner karena selain dari cairan yang banyak dikeluarkan akibat dari kopi ini, kafein dalam kopi juga mempengaruhi denyut nadi Anda," ujar dr. Fransisca.

Dokter Fransisca menyarankan kepada semua penikmat kopi bisa mengonsumsi kopi sesuai takaran dan waktunya, yaitu saat pagi hari pukul 10.00 dan tengah hari pada jam 2 siang dan 5 sore.

"Selain itu disarankan setelah Anda mengonsumsi makanan yang padat artinya setelah kenyang ya baru minum  kopi," tuturnya. 

Sementara takaran kopi yang disarankan untuk dikonsumsi setiap harinya sebanyak 3 hingga 4 cangkir dengan dosis kafein 300-400 mg/hari. Memang dr. Fransisca mengakui setiap tubuh manusia memiliki pola yang berbeda-beda dalam mengonsumsi dan merespon suatu zat, termasuk kafein dalam kopi. Akibatnya reaksi yang diterima akibat minum kopi sebelum makan juga berbeda. 

"Jika Anda tidak merasakan gejala berarti mungkin memang sudah terbiasa minum kopi dan Anda bisa minum kopi kapan saja. Namun, secara umum mengikuti aturan yang baik tentu tidak ada salahnya," ujar dr. Fransisca. []   

Baca juga:

Berita terkait
Berapa Jumlah Ideal Minum Kopi per Hari?
Minum kopi sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat perkotaan di Indonesia.
Minum Kopi Halal Lebih Nikmat?
Memulai pagi di Bali dengan mencium segarnya aroma secangkir kopi, meneguknya dalam-dalam, ritual yang tak bisa dilewatkan untuk menghadapi dunia.
Enam Ritual Minum Kopi Agar Terasa Manfaatnya
Kopi beberapa tahun belakang sudah menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan. Namun, apakah ada yang mengetahui ritual yang benar?
0
Tim Olimpiade SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta Dapat 5 Medali
Mewakili Yogyakarta, Tim Olimpiade SMA Kesatuan Bangsa sukses membawa pulang lima medali di ajang Kompetisi Sains Nasional tahun 2020.