UNTUK INDONESIA
Resto di Makassar Pakai APD Kirim Makanan
Resto di Kota Makassar memakai Alat Pelindung Diri (APD) saat kirim makanan ke pelanggannya.
Kurir pengantar makanan restoran di Makassar yang menggunakan alat serupa tim medis untuk mengantar makanan ke pelanggan. (Foto: Tagar/Aan Febriansyah)

Makassar - Sebuah restoran di Makassar melakukan inovasi agar bisa tetap mengantar paket sampai ke pelanggan tanpa takut terkena virus corona. Restoran yang menjual kepala ikan ini mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) serupa yang digunakan oleh tim medis dalam melayani pasien yang terkena corona.

“Kami terinspirasi dari kegiatan yang dilakukan tim medis dalam melayani pasien corona, dimana para tim medis tetap aman melayani pasien yang sedang kena corona. Kami menggunakan pakaian ini agar pelanggan merasa nyaman dan yakin makanan yang kami bawa tetap aman dari virus corona,” kata Manager Catering RM Ulu Juku, Indra Sucahyo, Rabu, 25 Maret 2020.

Indra menyebut, pihaknya mulai menggunakan pakaian serupa tim medis untuk mengantar makanan sejak pertengahan Maret, saat sudah ada pasien yang diduga corona dirawat di salah satu rumah sakit rujukan pemerintah.

Kami terinspirasi dari kegiatan yang dilakukan tim medis dalam melayani pasien corona.

“Sejauh ini, pakaian serupa tim medis ini hanya digunakan untuk mengantar makanan ke pelanggan, sementara untuk pelayan di restoran tetap menggunakan pakaian resmi. Untuk menjamin kesehatan dari pelanggan disipakan beberapa alat cuci tangan di beberapa titik restoran,” tambah Indra.

Ia menambahkan, pakaian serupa tim media yang digunakan pihaknya dibelinya sebelum terjadi kelangkaan di pasar seperti saat ini. Indra juga mengakui saat ini sudah sulit untuk mendapatkan pakaian serupa tim medis ini, karena juga lebih mendahulukan petugas-petugas yang berada di garda terdepan untuk melayani masyarakat terpapar corona.

“Bila sudah tidak ada baju serupa tim medis di pasaran kami bisa menggunakan alternatif jas hujan yang disterilkan dahulu sebelum berangkat Delivery,” jelasnya.

Indra mengakui, selama pandemi virus corona ini pihaknya  mengalami penurunan pelanggan yang datang berkunjung secara langsung. Namun peningkatan transaksi terjadi di pengiriman makanan siap olah.

“Jumlahnya berkurang karena Sosial Distance. Mungkin pelanggan juga berhati-hati untuk makan diluar rumah,” jelasnya. []

Berita terkait
Jumlah Pasien Positif Corona di Sulsel 13 Orang
Jumlah pasien yang terjangkit virus Corona di Sulawesi Selatan terus bertambah menjadi 13 orang.
Mantan Rektor Unhas Positif Corona
Mantan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Idrus Paturusi dikabarkan terpapar virus corona.
Dua Pasien Positif Corona di NTB
Data pasien positif yang terkena virus Corona di Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah jadi dua orang.
0
Jawaban Ganjar saat Ditantang Potong Gaji 85 Persen
Bagaimana jawaban Ganjar Pranowo atas tantangan gajinya dipotong 85 persen?