UNTUK INDONESIA

Rambut Putih Padahal Masih Muda, Pertanda Apa?

Orang yang menganggap rambut adalah mahkota cemas ketika rambut putih, terutama bagi yang berusia muda. Uban itu pertanda apa sih?
Sebastien Frey, mantan kiper handal tim sepakbola Italia, Inter Milan, ketika muda berambut putih. (Foto: squarespace-cdn)

Jakarta - Banyak orang menganggap rambut adalah mahkota. Mereka cemas ketika timbul uban alias rambut putih, terutama bagi yang berusia muda. Alih-alih tak ingin disebut sudah tua karena uban, mereka mewarnainya menjadi hitam kembali.

Warna rambut berubah ketika usia makin bertambah, biasanya dirasakan saat usia 40 tahun ke atas. Kini banyak juga anak muda yang sudah memiliki rambut putih.

Dikutip dari laman Medical News Today, rambut putih timbul berkaitan dengan folikel, atau kantung kecil yang melapisi kulit. Kantung yang terdapat jutaan dalam tubuh manusia itu menghasilkan rambut.

Selain itu, folikel juga menghasilkan sel warna atau pigmen mengandung melanin. Seiring waktu, folikel rambut kehilangan sel pigmen, maka menghasilkan uban.

Namun dalam beberapa kasus, rambut berwarna putih tidak berkaitan dengan umur tetapi kondisi tubuh. Mengapa itu bisa terjadi? Ada 7 hal yang mendasarinya. Simak berikut ini ya!

1. Kekurangan vitamin

Kekurangan vitamin B-6, B-12, biotin, vitamin D, atau vitamin E dapat menyebabkan hilangnya pigmen rambut yang membuat rambut berubah warna sebelum waktunya.

Ilustrasi rambut lepekIlustrasi rambut lepek tak dirawat. (Foto: Pexels/Elemen5Digital)

2. Genetik

Perubahan warna rambut seseorang di usia muda berhubungan dengan keturunan atau gen. Bahkan ras dan etnis juga bisa memicunya. Misalnya, uban pada orang kulit putih bisa mulai terlihat sejak usia 20 tahun, sementara keturunan Asia bisa muncul pada usia 25 tahun, sedangkan keturunan Afrika-Amerika bisa timbul rambut putih di umur 30 tahun.

Sebastien FreySebastien Frey, mantan kiper handal tim sepakbola Italia, Inter Milan, ketika muda berambut putih. (Foto: dok Internazionale Milan)

3. Stres oksidatif

Stres oksidatif terjadi ketika tubuh merasakan ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan. Selain pemicu gejala penuaan dini seperti kerutan dan garis halus di wajah, stres oksidatif faktor munculnya uban di usia muda.

Tingginya stres oksidatif dapat memengaruhi kondisi pigmen kulit vitiligo. Pigmen kulit Vitiligo ini bisa membuat rambut memutih karena kematian sel melanin atau hilangnya fungsi sel.

Rambut putih - ubanIlustrasi rambut putih atau uban mulai muncul pada wanita. (Foto: iStockphoto)

4. Kondisi medis tertentu

Beberapa kondisi medis, termasuk penyakit autoimun, dapat meningkatkan risiko seseorang memiliki uban di usia muda.

Penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2008 menunjukkan bahwa adanya hubungan antara kelainan rambut dan disfungsi tiroid.

Biasanya dialami penderita alopecia areata, gangguan autoimun yang menyerang kulit sehingga menyebabkan rambut rontok di kulit kepala, wajah, dan bagian tubuh lainnya. Saat rambut tumbuh kembali, cenderung menjadi putih karena kekurangan melanin.

Ilustrasi Rambut BerketombeIlustrasi stres. (Foto: Pixabay/Malina_Bogdanovskaya)

5. Stres di kehidupan nyata

Penelitian yang dilakukan New York University mengungkapkan bahwa sel-sel yang bertanggung jawab atas warna rambut bisa habis saat seseorang kerap mengalami stres. Penelitian lain.

Selain studi yang tercatat dalam Nature Medicine itu, penelitian lain menegaskan bahwa stres bisa berperan menimbulkan uban di usia muda, tetapi itu faktor terkecil dari penyebab lainnya.

Ilustrasi Rambut SehatIlustrasi rambut sehat karena dirawat. (Foto: Pixabay/DzeeShah)

6. Merokok

Studi yang dilakukan pada 2013 menunjukkan bahwa perokok dua setengah kali lebih mungkin beruban sebelum usianya 30 tahun daripada bukan perokok. Penelitian itu dicantumkan dalam jurnal kesehatan Italian Dermatology Online Journal.

Sementara studi lain yang tercatat di Journal of the American Academy of Dermatology pada 2015, menunjukkan bahwa merokok menyebabkan munculnya rambut putih pada pria muda.

Ilustrasi RambutIlustrasi memakai pewarna rambut. (Foto: Pixabay/RyanMcGuire)

7. Pewarna rambut

Pewarna dan produk rambut berbahan kimia bahkan sampo, dapat menyebabkan rambut menjadi beruban. Banyak dari produk ini mengandung bahan berbahaya yang menurunkan melanin.

Misalnya hidrogen peroksida yang banyak terkandung dalam pewarna rambut, adalah salah satu bahan kimia yang berbahaya. Penggunaan produk yang berlebihan akan menyebabkan rambut memutih.  (Viona Bono Valvinka) 

Berita terkait
3 Makanan Penumbuh Rambut Berewok, Biar Ikut No Shave November!
Anda yang tidak punya kumis atau janggut mungkin keki tak bisa merayakan tradisi No Shave November. So, konsumsi makanan penumbuh berewok ini.
6 Tips Bikin Alis Tebal Sempurna atau Tipis Flawless
Menghadapi problem susah membikin alis sempurna, berikut 6 tips alis tebal atau tipis flawless.
Sering Pakai Topi Bisa Bikin Rambut Botak, Mitos atau Fakta?
Topi dipakai untuk pelengkap penampilan. Namun ada anggapan sering memakainya memicu kebotakan pada rambut. Mitos atau fakta ya?
0
Rambut Putih Padahal Masih Muda, Pertanda Apa?
Orang yang menganggap rambut adalah mahkota cemas ketika rambut putih, terutama bagi yang berusia muda. Uban itu pertanda apa sih?