Rahmad: Kubu AHY Tak Perlu Lakukan Propaganda Mubazir

Juru Bicara Partai Demokrat KLB Muhammad Rahmad menyampaikan hasil survei yang menyatakan partai Demokrat di urutan ketiga adalah propaganda.
Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Tagar/Partai Demokrat)

Jakarta - Juru Bicara Partai Demokrat Kongres Luar Biasa Deli Serdang, Muhammad Rahmad, mengatakan hasil survei kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menyebutkan Partai Demokrat berada di urutan tiga besar dan AHY tiga besar calon kuat presiden merupakan sebuah propaganda.

Dia mengatakan tindakan itu adalah propaganda politik yang dangkal dilakukan kubu AHY dan mubazir serta sangat tidak realistis.

Dia mengungkapkan ada empat alasan yang melatarbelakanginya. Pertama, internal partai sedang tidak kuat, pemecatan tokoh -tokoh yang dilakukan AHY, baik di pusat maupun di daerah membuat partai menjadi lemah.

“Mereka yang dipecat itu memiliki dukungan ribuan suara di daerah pilihan masing masing,” ucap Rahmad kepada Tagar, Senin, 24 Mei 2021.

Kedua, menurut Rahmad, Partai Demokrat sedang dalam posisi terendah sepanjang sejarah Demokrat, pemilu 2019 adalah malapetaka bagi Demokrat karena perolehan kursi Demokrat di DPR RI adalah terendah sejak partai berdiri, yakni hanya 51 kursi.

Dia menyebutkan pemilu 2014 memperoleh 61 kursi DPR RI, pemilu 2009 memperoleh 150 kursi DPR RI, dan pemilu 2004 diperoleh 57 kursi DPR RI.

Ketiga, sedang terjadi krisis kepemimpinan didalam tubuh Partai Demokrat. Ketika partai dipimpin SBY tahun 2019 dan AHY beserta Ibas, Demokrat memperoleh kursi terendah sepanjang Partai berdiri.


Kepemimpinan SBY dan AHY tidak bisa lagi mendongkrak elektabilitas partai apalagi ketika Demokrat dipimpin AHY yang kini makin brutal.


Alasan terakhir menurut Rahmad, AHY kalah putaran pertama di Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta saat itu, propaganda politiknya juga menyebut AHY calon kuat Gubernur DKI.

“Buktinya kalah propaganda saat ini yang menyebut AHY calon kuat Presiden, juga merupakan propaganda politik yang mubazir dan menyesatkan,” ucap Rahmad.

Menurutnya propaganda ini hanya akan membuat Partai Demokrat makin lemah dan makin ditinggalkan rakyat realistisnya, Partai Demokrat saat ini belum memberikan manfaat nyata kepada rakyat.

“Lalu bagaimana mungkin elektabilitasnya naik?” kata Rahmad.

Partai Demokrat saat ini perlu membenahi manajemen internal, konsolidasi, dan menggalang kerjasama dengan partai partai besar lain. []

Berita terkait
Demokrat: Marzuki Alie Harusnya Tahu Diri
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyampaikan klarifikasi pernyataan Marzuki Alie yang ia sebut fitnah.
Anggota Partai Berhak Menggunakan Atribut Partai Demokrat
Tidak ada yang berhak melarang anggota partai menggunakan atribut Partai Demokrat selama dipergunakan untuk hal-hal positif dan tidak menganggu.
Gugatan Demokrat KLB Deli Serdang Tak Bisa Dikalahkan AHY
Juru Bicara Muhammad Rahmad menyatakan bahwa tidak satupun gugatan Demokrat KLB Deli Serdang yang dikalahkan Kubu Agus Harimurti Yudhoyono
0
Jalan Tol Serpong-Cinere Bayar Rp 11.000 Mulai 2 Juni
Jalan Tol Serpong-Cinere, ruas Seksi I Serpong-Pamulang mulai dikenakan tarif sebesar Rp11.000 untuk golongan 1 mulai Rabu, 2 Juni 2021.