UNTUK INDONESIA
Pungli di Dairi, Pria Berseragam Serikat Kerja Dicokok
Polisi meringkus 2 pemuda berseragam serikat pekerja melakukan pungli terhadap sopir truk pengangkut hasil tambang galian C Amborgang, Dairi.
Dua pemuda berseragam serikat pekerja (tengah) diduga melakukan pungli terhadap sopir truk pengangkut hasil tambang di Desa Sosor Lontung Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara diamankan di Mapolres Dairi. (Foto: Istimewa)

Dairi - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dairi meringkus dua pemuda berseragam serikat pekerja melakukan pengutipan liar (pungli) terhadap sopir truk pengangkut hasil tambang galian C Amborgang yang melintasi Desa Sosor Lontung Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

TS, 29 tahun, dan RS, 22 tahun, ditangkap kemudian langsung digiring ke Mapolres Dairi pada Rabu, 28 Agustus 2019.

"Pihak kepolisian sebelumnya menerima informasi dari masyarakat seputar kegiatan pengutipan sejumlah uang kepada sopir dengan mengatasnamakan salah satu organisasi serikat pekerja," kata Kasubbag Humas Ipda Doni Saleh kepada Tagar, Rabu, 28 Agustus 2019.

Suatu saat, sopir pernah menolak. Akibatnya truk dipalang dan tidak diijinkan melintas. Baru diizinkan lewat setelah sempat bersitegang dan negoisasi membayar Rp 50.000.

Tim Satreskrim Polres Dairi yang menindaklanjuti laporan tersebut turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Dari TS dan RS diamankan barang bukti berupa uang senilai Rp 175.000 dan 1 blok kupon SPSI.

Seorang pekerja tambang galian C di Amborgang yang meminta identitasnya tidak disebut mengatakan tindakan TS dan RS telah membuat sopir truk resah.

Dia menyebut, setiap truk yang mengangkut hasil tambang dari luar Dairi, seperti Medan, Samosir dan Kabupaten Pakpak Bharat, dipungli Rp 100.000 per hari.

"Suatu saat, sopir pernah menolak. Akibatnya truk dipalang dan tidak diijinkan melintas. Baru diizinkan lewat setelah sempat bersitegang dan negoisasi membayar Rp 50.000," kata sumber.

Akibat praktek itu, pengusaha tambang galian C mengaku merugi, karena truk dari luar kabupaten enggan datang. "Akibat pungli itu, truk dari luar daerah enggan datang dan untuk hari ini hanya ada satu unit truk yang datang mengambil batu dari Kabupaten Samosir," terang sumber.

Berita terkait
Belajar Toleransi di Taman Wisata Iman Sitinjo Dairi
Berkunjung ke TWI Sitinjo, pengunjung diharapkan semakin memahami dan mengagumi alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
Mahasiswa Papua di Medan Ingin Bumi Cendrawasih Merdeka
Mahasiswa Papua yang menimba ilmu di Medan mengatakan, sudah saatnya Papua merdeka. Menurut dia tidak ada solusi lain dan menjadi jalan terbaik.
Pengusaha Tambang Keluhkan Dugaan Pungli IUP di Jatim
Pengusaha tambang di Jawa Timur mengeluhkan pungli saat mengurus IUP ke Pemprov Jawa Timur. Hal ini dinilai karena ketiadaan Peraturan Daerah.
0
Demi Liga Champions, Aguero Bertahan di Man City
Striker Sergio Aguero bakal mengakhiri kontrak di Manchester City dan kembali ke Argentina. Namun dia berubah pikiran dan bertahan di Man City.