UNTUK INDONESIA
Pulang dari Arab Menag Bicara Buku Agama Islam
Perombakan buku pelajaran agama Islam sudah direncanakan oleh Kementerian Agama.
Menteri Agama, Fachrul Razi, memberikan arahan kepada sejumlah ASN di Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Jumat 29 November 2019. (Foto: Tagar/Muhammad Aidil)

Padang - Rencana perombakan buku pelajaran agama Islam sudah berjalan cukup lama di Kementerian Agama. Namun baru akan dilakukan di era kepemimpinan Menteri Fachrul Razi.

Seperti apa perumusannya nanti setelah saya kembali dari Arab Saudi.

"Ini sudah berjalan cukup lama, bukan setelah saya menjabat lalu diganti kurikulumnya," katanya usai memberikan arahan kepada ASN Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Jumat 29 November 2019.

Perubahan kurikulum buku agama Islam ini sudah dibahas bersama Komisi VIII DPR RI pada Kamis 28 November 2019.

"Seperti apa perumusannya nanti setelah saya kembali dari Arab Saudi dipaparkan bagaimana kelanjutannya," katanya.

Kementerian Agama berencana merombak sebanyak 155 judul buku pelajaran agama yang memiliki konten tentang khilafah. Buku yang dirombak mulai dari buku kelas 1 sekolah dasar hingga kelas 12 sekolah menengah atas.

"Perubahan perlu dilakukan juga mengikuti dengan tantangan zaman, tanpa menghilangkan esensi dari buku pelajaran tersebut," tuturnya. []

Berita terkait
Alasan Menag Fachrul Razi Atur Majelis Taklim
Menteri Agama Fachrul Razi membantah Peraturan Menteri Agama (PMA) untuk membatasi ruang gerak majelis taklim.
Menag Fachrul Razi Sebut FPI Setia Pancasila-NKRI
Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menjelaskan ormas Front Pembela Islam (FPI) telah menyatakan kesetiaan kepada Pancasila dan NKRI.
Sikap Fachrul Razi Lahirkan #JokowiTakutFPI
Sikap Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi yang mendorong memberikan izin ormas Front Pembela Islam (FPI), melahirkan #JokowiTakutFPI di Twitter.
0
Opsi Penyelamatan Jiwasraya, DPR Rapat Seusai Reses
Ketua Panitia Kerja Jiwasraya Komisi VI DPR Aria Bima mengatakan membahas opsi-opsi untuk menyehatkan PT Asuransi Jiwasraya melalui rapat gabungan.