Protes Vaksin Covid-19 dan Lockdown di Seluruh Dunia

Kepala polisi di Sydney, Australia, mengatakan warga yang terlibat dalam demo antilockdown sebagai "moron" atau orang-orang bodoh
Para pengunjuk rasa berpawai di pusat kota menentang karantina wilayah di tengah wabah Covid-19 di Sydney, Australia, 2 Juli 2021. (Foto: voaindonesia.com - Mick Tsikas/AAP Image via Reuters)

Jakarta – Puluhan ribu orang berunjuk rasa di Australia, Perancis, Italia dan Yunani pada Sabtu, 24 Juli 2021, memicu bentrokan dengan polisi. Mereka berdemonstrasi menentang pembatasan terkait Covid-19 dan sanksi yang diberlakukan pemerintah terhadap warga yang belum divaksin.

Laporan situs independen, worldometer, sampai tanggal 23 Juli 2021 jumlah kasus Covid-19 di negara-negara tempat terjadi demonstrasi anti vaksin Covid-19 dan lockdown, adalah:

  • Prancis 5.953.071 dengan 111.591 kematian, kasus harian tertinggi 83.324 pada 7 November 2020
  • Inggris 5.637.118 dengan 129.044 kematian, kasus harian tertinggi 67.803 pada 8 Januari 2021
  • Italia 4.307.533 dengan 127.937 kematian, kasus harian tertinggi 41.188 pada 13 November 2020
  • Indonesia 3.082.410 dengan 80. 598 kematian, kasus harian tertinggi 56.757 pada 15 Juli 2021
  • Yunani 471.894 dengan 12.858 kematian, kasus harian tertinggi 4.322 pada 30 Maret 2021
  • Australia 32.582 dengan 916 kematian, kasus harian tertinggi 721 pada 30 Juli 2020

Puluhan demonstran ditangkap setelah sebuah aksi tak berizin di Sydney, Australia. Kepala polisi di kota itu menyebut mereka yang terlibat dalam demo sebagai "moron" atau orang-orang bodoh.

Penyelenggara menyebut demonstrasi itu sebagai aksi kebebasan. Para peserta mengusung poster dan spanduk bertuliskan "Bangun Australia" dan "Sikat habis korupsi."

Di Perancis, polisi menembakkan gas air mata dan meriam air terhadap sebagian demonstran. Diperkirakan 160 ribu orang turun ke jalan-jalan dalam protes-protes nasional menentang kebijakan "kartu kesehatan" yang diumumkan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Kebijakan itu akan mengurangi secara drastis akses warga yang belum divaksin ke restoran dan tempat umum.

Di Indonesia dan Inggris, pemerintah telah melonggarkan pembatasan pandemi meski di tengah lonjakan infeksi virus corona.

Di Athena, Yunani, Kantor Berita AFP melaporkan sekitar 5.000 orang berunjuk rasa membawa poster-poster bertuliskan "Jangan sentuh anak-anak kami."

Ribuan orang berunjuk rasa di sedikitnya 80 kota di seluruh Italia sementara Roma berusaha memperlamban penyebaran virus. Sebagian besar peserta aksi tak mengenakan masker.

Green Pass atau Kartu Hijau, perpanjangan dari sertifikat digital Covid-19 di Uni Eropa, akan diwajibkan mulai 6 Agustus 2021 bagi siapapun yang ingin memasuki bioskop, museum, kolam renang dalam ruangan, stadion olahraga atau restoran (vm/ft)/AFP/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Usai Demo Tolak PPKM di Bandung, 3 Orang Positif Covid-19
Usai demo tolak PPKM di Bandung, 3 orang positif Covid-19. Polisi: kerawanan dalam kerumunan sangat tinggi sekali menyebarkan penyebaran Covid-19.
Kontroversi Pembatasan Kegiatan Terjadi di Berbagai Negara
Menko Polhukam, Mahfud MD, katakan kontroversi pembatasan kegiatan masyarakat pada masa pandemi virus corona juga terjadi di berbagai negara
0
Protes Vaksin Covid-19 dan Lockdown di Seluruh Dunia
Kepala polisi di Sydney, Australia, mengatakan warga yang terlibat dalam demo antilockdown sebagai "moron" atau orang-orang bodoh