Profil Perjalanan Karier Bupati Aceh Barat Ramli MS

H.Ramli MS sudah berumur 56 tahun dan jabatannya sebagai Bupati Aceh Barat periode 2017 – 2022 merupakan periode keduanya.
Bupati Aceh Barat H.Ramli MS. (Foto: Tagar/Vinda Eka Saputra)

Aceh Barat - H. Ramli MS, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Aceh Barat periode 2017-2022 merupakan pria kelahiran Desa Kajeung, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, yang lahir pada tanggal 15 Mei 1961.

Saat ini H.Ramli MS sudah berumur 56 tahun dan jabatannya sebagai Bupati Aceh Barat periode 2017 – 2022 merupakan periode kedua, yang mana ia juga pernah menjabat sebagai Bupati Aceh Barat pada tahun 2007 – 2012.

Pada periode pertama ia menjabat sebagai Bupati Aceh Barat, H.Ramli MS maju bersama dengan Fuadri sebagai wakilnya, pada putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh Barat tahun 2007 ia menang dengan perolehan 61.569 suara atau sekitar 76,2 persen.

H.Ramli MS bersama dengan Fuadri unggul dari lawannya pada saat maju sebagai Bupati Aceh Barat yaitu pasangan Iskandar dengan Chudri Yunus yang pada putaran kedua mereka hanya mmemperoleh 19.252 suara atau sekitar 23,8 persen.

Pada tahun 2017 yang lalu kemudian H.Ramli MS kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Aceh Barat dengan wakilnya Banta Puteh Syam, pada pencalonan keduanya ini ia kembali memenangkan Pilkada Aceh Barat dengan perolehan 52.538 suara atau sekitar 49,95 persen.

Pasangan H.Ramli dan Banta Puten Syam unggul dari pasangan pertahana yaitu HT Alaidinsyah dengan wakilnya H Kamaruddin dengan perolehan sebanyak 48.201 suara atau sekitar 45,96 persen, sedangkan pasangan Fuadri – Arif hanya memperoleh sebanyak 4.215 suara atau sebesar 4,08 persen saja.

Semenjak ia menjabat sebagai Bupati Aceh Barat pada periode kedua tahun 2017 – 2022, sudah ada belasan penghargaan yang ia terima seperi penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Aceh, Mentri Keuangan RI, Kementrian PAN RB, Kemendagri, BPJS Kesehatan Pusat, BPK RI, Ombusdman RI, Kementrian PPN/Bappenas RI, Kementrisn Kesehatan RI, BKKBN RI.

Dari belasan penghargaan yang ia terima tersebut kebanyakan ia dapat atas keberhasilannya memimpin dan membawa Aceh Barat menjadi salah satu Kabupaten yang berada di wilayah Barat Selatan Aceh menjadi lebih maju dan lebih baik lagi.

Keluarga

1. Orang Tua : (Alm) Mansur dan (Alm) Siti Hajar

2. Istri : (Alm) Rosma Jasmin

Anak : Fakhururrobiya, Dina Rosliani, Rohidin

Istri : Evi Juwinda

Anak : Hikmatul Jannati


Pendidikan

1. Sekolah Dasar Negeri Kajeung (1070 - 1975)

2. Sekolah Menengah Pertama Negeri II Meulaboh (1975 – 1979)

3. Sekolah Pendidikan Guru Negeri Meulaboh (1981 -1983)


Karir

1. Guru SDN Kajeung (1986 - 1988)

2. Kepala Sekolah SDN Kajueng (1988 – 1996)

3. Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cabang IV (1996 – 1999)

4. Tim Komunikasi Jaringan Wilayah BRR (2007 – 2010)

5. Bupati Aceh Barat (2007 – 2012)

6. Wakil ketua DPRK Aceh Barat (2014 – 2016)

7. Bupati Aceh Barat (2017 – 2022)


Penghargaan

1. Atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016 dengan capaian standar tertinggi, pada tahun 2017 diberikan oleh Mentri Keuangan RI.

2. Peringkat pertama se Aceh atas kinerja laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPDP) tahun 2016, pada tahun 2017 diberikan oleh Gubernur Aceh.

3. Akuntabilitas kinerja tahun 2017 dengan nilai B, pada tahun 2017 diberikan oleh Kementrian PAN RB.

4. Laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD) tahun 2016, pada tahun 2017 diberikan oleh Kemendagri.

5. Universal Health Coverage, pada tahun 2018 diberikan oleh BPJS Kesehatan Pusat.

6. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2017, tahun 2018 diberikan oleh BPK RI.

7. Penyajian Laporan Keuangan tahun 2017 dengan capaian opini WTP, pada tahun 2018 diberikan oleh Kementrian Keuangan RI.

8. Apresiasi kepatuhan terhadap pelayanan publik, pada tahun 2018 diberikan oleh Ombusdman RI.

9. Akuntabilitas kinerja tahun 2018 dengan nilai B, pada tahun 2018 diberikan oleh Kementerian PAN RB.

10. Indonesia Sustainability Development Goal Award (ISDA) tahun 2018, diberikan oleh Kementerian PPN / Bappenas RI.

11. Sertifikat Eliminasi Malaria, pada tahun 2019 diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI.

12. Terbaik se Aceh Anugrah Prof. A. Majid Ibrahim, pada tahun 2019 diberikan oleh Gubernur Aceh.

13. Manggala Karya Kencana, pada tahun 2019 diberikan oleh BKKBN RI.

14. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tahun 2018 diberikan oleh BPK RI.

15. Penyajian Laporan Keuangan tahun 2018 Dengan Capaian Opini WTP, diberikan oleh Kementerian Keuangan RI.

16. Akuntabilitas Kinerja Tahun 2019 Dengan Nilai B, pada tahun 2020 diberikan oleh Kementerian PAN RB.

17. Maturitas Penyelenggaraan SPIP Level 3, pada tahun 2020 diberikan oleh BPKP RI.

18. Terbaik II se Aceh Anugrah Prof. A. Majid Ibrahim, pada tahun 2020 diberikan oleh Gubernur Aceh.

19. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun Anggaran 2019, pada tahun 2020 diberikan oleh BPK RI. [PEN]

Berita terkait
Bupati Aceh Barat Ramli MS Positif Sakit Pandemi
Bupati Aceh Barat, Ramli MS positif sakit pandemi berdasarkan hasil tes swab dari dinas kesehatan.
Pencari Kerang di Aceh Barat, 3 Tahun Dalam Gelap
Seorang pencari kerang di Kabupaten Aceh Barat harus tinggal di tepi sungai di gubuk reot tanpa aliran listrik.
Demo Protes Dana BLT Malah Jadi Tersangka di Aceh Barat
Rusdi warga Desa Suak Pante Breuh, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan pencemaran nama baik.
0
MAKI Daftarkan Uji Materi soal TWK Pegawai KPK ke MK
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia mengajukan uji materi soal tes wawasan kebangsaan pegawai KPK ke Mahkamah Agung yang saat ini menjadi polemik.