UNTUK INDONESIA
Prihatin! MUI Tangerang: Kondom Bertebaran di Stadion Mini Kronjo
Prihatin! MUI Tangerang: kondom bertebaran di Stadion Mini Kronjo. “Pergaulan remaja sudah dalam batas mengkhawatirkan, mereka berpacaran di lokasi yang gelap tanpa pengawasan orangtua,” kata Syaebi Halimi.
Ilustrasi, kondom. (Gambar: Ist)

Tangerang, (Tagar 25/5/2018) – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, Banten, prihatin. Pasalnya, banyak kondom bertebaran di seputar Stadion Mini Kronjo karena digunakan sebagai tempat berpacaran bagi remaja setempat.

"Orangtua harus peduli kegiatan anak dan dapat mendidik agar mereka memiliki ilmu dan akhlak mulia," kata Ketua MUI Kronjo, Syaebi Halimi di Tangerang, Jumat (25/5).

Syaebi mengatakan, belakangan ini pergaulan remaja sudah dalam batas mengkhawatirkan. Mereka berpacaran di lokasi yang gelap tanpa pengawasan orang tua.

Masalah tersebut mengemuka setelah aparat Ketertiban dan Ketentraman Kecamatan Kronjo dan pegiat lingkungan setempat menemukan sejumlah kondom bekas di stadion mini.

Adapun stadion yang dibangun pemerintah setempat dari APBD tahun jamak itu belum memiliki pagar dan lampu penerangan. Pada malam hari lokasi stadion ini gelap dan banyak remaja yang berpacaran di tribun dan lokasi terlindung lainnya tanpa ada pihak yang mengawasi.

Camat Kronjo, Asmawi juga mengakui mendapatkan laporan bahwa ditemukan alat kontrasepsi bekas di lokasi itu oleh petugas. Pihaknya berharap agar di stadion itu dipasang lampu penerangan dan pagar agar tidak dijadikan sebagai tempat berpacaran.

Dia berharap, untuk mengatasi masalah itu dan tidak terulang agar remaja diberikan bekal agama oleh orangtua sehingga diduga tidak melakukan pergaulan di luar batas norma yang berlaku.

Asmawi mengatakan, pihaknya menunggu pelimpahan kewenangan dari Pemkab Tangerang karena selama ini stadion tersebut ditangani Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) setempat.

Jika kewenangan itu sudah ada, kata Asmawi, maka diupayakan agar ada petugas yang menjaga keamanan stadion.

Diakui, setelah dibangun pertengahan tahun 2017 memang Stadion Mini itu belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga dijadikan sebagai tempat bermain malam hari meski gelap. (ant/yps)

Berita terkait
0
Program Bayi Tabung di Yogyakarta Sambil Berwisata
Morula IVF bersama dengan RS JIH membangun klinik program bayi tabung. Pejuang buah hati bisa menjalaninya sambil berwisata di Yogyakarta.